Webinar Mental Health Part 2 : Begini Cara Mengatasi Stress

Era pandemi Covid-19 ini selain memiliki dampak pada ekonomi masyarakat juga memiliki dampak pada kesehatan mental masyarakat khususnya anak remaja. Bicara soal kesehatan mental pada anak remaja, saat ini telah menjadi masalah karena menurut data terbaru UNICEF, diperkirakan terdapat lebih dari 1 dari 7 remaja berusia 10-19 tahun di dunia yang hidup dengan diagnosis gangguan mental. Covid-19 membuat kita berada di rumah seharian bahkan hingga berbulan-bulan. Hal ini tentu menjadi faktor terjadinya peningkatan masalah kesehatan mental pada remaja maupun anak-anak. Dampaknya tidak berhenti sampai situ saja, kesehatan mental juga dapat mengontrol tindakan remaja untuk melukai diri sendiri hingga bunuh diri. Maka dari itu, hal ini perlu adanya tindak lanjut untuk mengurangi masalah tersebut. Alhasil, kami SU VCD memutuskan untuk membuat sebuah acara webinar Mental Health part II bersama dua pembicara yakni Dr. Tiwik Kodiningsih, SpKJ(K) dan juga Nurul Firdausi, M. Psi Psikolog.

 Poster webinar Mental Health Part II

Pada Sabtu, 11 Desember 2021 kemarin SU VCD telah mengadakan acara webinar Mental Health part II dan juga Launching Buku kolaborasi mahasiswa VCD dengan RSJ Dr. Radjiman Widyodiningrat Lawang. Webinar ini dibuka oleh sambutan kepala Fakultas yakni Bapak Christian Anggrianto. Setelah itu, masuk ke pembahasan topik pertama yaitu cara mengatasi gangguan kesehatan mental bersama Dr. Tiwik Kodiningsih, SpKJ(K)

Dr. Tiwik Kodiningsih, SpKJ(K)

Menurut Dr. Tiwik dan juga Kak Nurul ketika siapapun khususnya memiliki tingkah laku yang tidak biasa seperti mudah pusing, bingung, resah, atau hal lainnya yang menjadikan remaja tersebut lebih tertutup maka ia perlu dipertanyakan. Keluarga dan temannya harus menanyakan kabarnya, menghiburnya, hingga mendengarkan ia bercerita atau bisa juga memberikan referensi untuk bercerita dan berkonsultasi ke ahlinya. Karena jika hal ini diabaikan dapat membawa dampak serius contohnya stress, depresi bahkan bisa sampai ia menyakiti dirinya sendiri. Setelah itu dilanjut dengan pembahasan mengenai buku kolaborasi bersama RSJ Dr. Radjiman Widyodiningrat Lawang oleh Kak Daigo Tanu dan juga Catherine Laurencia. Terakhir, acara webinar ditutup dengan sesi tanya jawab bersama dua narasumber yang ada.

Sesi tanya jawab bersama narasumber

Bisa disimpulkan bahwa kita sebagai manusia perlu lebih peka terhadap keadaan orang-orang disamping kita. Kita harus bisa saling memberikan motivasi, menguatkan, mendengarkan, satu sama lain jika masing-masing dari kita memiliki masalah. Kita sendiri juga perlu menyadari perubahan dalam diri kita, apakah kita baik-baik saja atau tidak, kita perlu bercerita atau tidak. Karena memang perlu diingat bahwa dengan kondisi saat ini usaha tersebut sangat diperlukan untuk mengurangi dampak yang ada dengan angka yang tinggi. Terakhir, untuk kalian yang diluar sana sedang mengalami suatu masalah, percayalah semua akan baik-baik saja dan banyak orang di sekitarmu yang peduli denganmu, jadi kamu tidak akan sendirian. 

 SU VCD

Artikel lain