MUDA BERKARYA MELALUI SENI MURAL

Disusun oleh: Catherine Laurencia

Seni mural adalah salah satu jenis karya seni yang akhir-akhir mulai naik daun. Mulai banyak tempat-tempat makan, wisata, bahkan rumah, yang mempergunakan mural menjadi salah satu cara memperindah sebuah titik tertentu yang ingin ditonjolkan. Dalam proses pembuatannya, mural juga menjadi salah satu karya seni yang tidak jauh berbeda prosesnya dengan proses pembuatan sebuah lukisan.

Beberapa waktu lalu, beberapa mahasiswa dari program studi Visual Communication Design Universitas Ciputra, berkesempatan untuk tergabung dalam suatu proyek bersama dengan Ciputra Group, untuk membuat seni mural yang akan dipasang pada beberapa dinding mall Ciputra World Surabaya. Proyek yang berdurasi kurang lebih 6 bulan ini, bertujuan mengilustrasikan gambaran kehidupan dari berbagai kalangan dan sektor, berbagai kegiatan dan aktivitas.

(Para mahasiswa ikut mencoba teknologi AR (augmented reality) yang dibuat terkhusus untuk proyek mural Ciputra World Surabaya)

Tidak hanya berkesempatan untuk merasakan bagaimana rasanya bekerja dengan klien asli, tapi tentu saja ini juga menjadi sebuah wadah bagi para mahasiswa untuk dapat menyalurkan bakat dan berkarya dengan skala audiens yang besar. Perasaan takut dan senang yang campur aduk tentu saja juga dirasakan para mahasiswa, “Sempat merasa terintimidasi karena ini juga proyek yang berskala besar. Tapi excited banget bisa mendapatkan kesempatan seperti ini.” ucap Patricia Juarsa, salah satu mahasiswa yang ikut terlibat menjadi salah satu illustrator.

Mengingat bahwa ini adalah proyek berkelompok, tentu saja diperlukan kerjasama antar mahasiswa yang baik, dan juga komunikasi yang tidak kalah penting. Apalagi, sebagai seorang illustrator, pasti setiap dari mereka memiliki sentuhan serta gaya ilustrasi yang berbeda-beda, tapi hal tersebut, juga dapat menjadi sebuah kekuatan atau kelebihan yang memberi sebuah “pembeda” dalam karya yang akan dihasilkan.

Para dosen yang terlibat juga berperan besar. Tidak hanya memberikan masukan dan insight, melainkan menjaga agar proses pengerjaan tetap berjalan sesuai ketentuan dan jadwal yang sudah ditentukan Durasi proyek yang tergolong cukup panjang tentunya memerlukan “penjagaan” yang ketat, Christy Cahyadi, seorang mahasiswa yang juga terlibat dalam proyek ini mengakui bahwa hal tersebut sangat menghindarkan kecenderungan untuk menunda pekerjaan serta menjaga agar ilustrasi yang dieksekusi dapat menyampaikan pesan, serta memenuhi ekspektasi dan keinginan dari klien.

Salah satu tantangan bagi para mahasiswa dalam melakukan eksekusi adalah menyeimbangkan image mall Ciputra World yang classy dan modern, tapi tetap menggambarkan rasa semangat dan ceria dari tema yang ingin diangkat, sehingga pemilihan warna yang kontras dan terang akan menggambarkan dengan baik pesan yang ingin diangkat. Proyek yang berlangsung ini sepenuhnya berjalan dengan sistem online, sehingga komunikasi yang dilakukan sebagian besar pun dilakukan secara online. Hal ini tentu memiliki tantangannya tersendiri, apalagi penting untuk menghindari miskomunikasi, baik dalam penyampaian informasi, konsep ataupun ketika melakukan brainstorming bersama.

Setelah menyelesaikan setiap tahapan hingga pada pemasangan karya, para mahasiswa dan beberapa dosen dari Visual Communication Design, melakukan kunjungan ke mall Ciputra World Surabaya untuk melihat secara langsung hasil karya mereka yang telah terpasang. Para mahasiswa mengakui bahwa momen mereka melihat hasil karya mereka terpasang, ada sebuah perasaan yang tidak dapat digambarkan, tentu saja perasaan bangga dan bahagia. Sebuah pencapaian yang mereka tidak duga dan tentunya sangat bersyukur pernah tergabung ke dalam proyek tersebut.

(Beberapa mahasiwa Visual Communication Design Universitas Ciputra yang tergabung ke dalam proyek dinding mural mengunjungi mall Ciputra World Surabaya)

Menjadi para illustrator dibalik karya mural dinding mall Ciputra World, para mahasiswa juga berharap agar karya yang mereka buat tidak hanya dapat mencerminkan rasa semangat para masyarakat Surabaya, tapi juga menjadi sebuah insight bagi para mereka yang melihat, menambah pengetahuan dan wawasan akan ikon-ikon kota Surabaya yang juga masuk ke dalam karya ilustrasi yang mereka buat. Tidak berhenti disitu, para mahasiswa mengakui bahwa setelah tergabung ke dalam proyek mural dengan Ciputra World, secara tidak langsung turut dibangkitkan semangatnya untuk semakin meningkatkan kemampuan dan semakin bermimpi besar. Alexandra Ruth Santoso, seorang dosen Visual Communication Design yang berperan menjadi project manager dalam

proyek mural ini pun menyampaikan pesan, “Jangan berhenti berkarya dan terus menghasilkan karya-karya yang berdampak.”

Artikel lain