Lab AR VCD UC

Hi VCDears, udah pada tau ngga kalau sekarang kita punya fasilitas laboratorium baru di VCD? Jadi sebelum Pandemic Corona-19 ini menyerang VCD dan MSI Internasional sudah menandatangani MoU untuk membuat Laboratorium Augmented Reality, ngga tanggung-tanggung GM dari MSI Mr. Michael Liang langsung datang dari Taiwan untuk menandatangani MoU ini, Lab ini akan menjadi lab Augmented Reality pertama yang disupport oleh MSI di Indonesia, selain dalam bentuk funding, MSI juga menyumbangkan 4 unit Laptop P seriesnya, yaitu P65 9SD untuk mendukung proses pembelajaran dan riset di laboratorium ini.

Lab Augmented Reality ini nantinya dipergunakan sebagai laboratorium riset dan pengembangan Augmented Reality untuk Mahasiswa dan Dosen Visual Communication Design, jadi mahasiswa yang tertarik bisa mendaftar untuk belajar bersama untuk mengenal lebih dalam tentang pembuatan dan pengaplikasiannya dalam desain. 

Disini kita bisa belajar untuk menciptakan desain-desain interaktif yang “breaking the normal media”, menggabungkan media tradisional yang sifatnya one way dengan media digital yang lebih interaktif dan tentu saja bisa membangun pengalaman menarik dari penggunanya. By the way udah pada tau ngga sih apa itu Augmented reality dan bedanya dengan Virtual reality?

Jadi, media-media yang kita alami secara langsung dan bisa kita rasakan dengan 5 panca indra kita itu adalah media yang real, ada di realitas nyata kita, kalau virtual reality kita berpindah dari realitas nyata kita ke realitas baru yang dibangun oleh developernya, kaya main Resident Evil 7: Bio hazard atau blunt force gitu, kita hadir disana dalam bentuk avatar, biasanya kita bisa menikmatinya dengan lebih baik saat kita menggunakan VR googles dan controller, disitu kita bisa menikmati rangsangan audio visual buatan yang mungkin tidak kita dapatkan di dunia nyata.

Lalu bedanya sama Augmented reality apa? Seperti arti katanya sendiri, augmented reality adalah relaitas tambahan, disini digabungkan 2 realitas yang ada, jadi kita masih bisa menikmati realitas nyata kita tetapi, ditambahkan elemen2 digital. Yang pernah main Pokemon Go pasti udah tau apa itu augmented reality, jadi kita bisa lihat dunia nyata melalui layer di gadget kita, tapi disuatu saat kita bisa menemukan ada seekor pokemon yang muncul secara digital di layer tersebut dan kita bisa berinteraksi dengan asset digital tersebut, atau contoh lain kita sedang melihat photo dokumentasi sebuah event, waktu kita menscan photo tersebut dengan gadget kita photo tersebut bisa memutar video dokumentasi event tersebut, ala-ala wanted poster sama photo di korannya Harry potter gitu, keren kan? Yok join VCDears buat tau lebih banyak tentang Augmented Reality ini. Remember, Stay Safe, Stay Healthy!