Dosen Baru VCD 2021 pt.2

Hi Saya Alexandra Ruth Santoso, S.Des, M.A
Sejak SMA saya sudah bekerja sebagai freelance graphic designer dan menjadi pengusaha kaos custom bersama dengan orang tua saya. Waktu bermain dan nongkrong bersama teman-teman tentunya tidak banyak. Namun saya juga sangat bersyukur, berkuliah di VCD UC memberikan dampak yang sangat luar biasa untuk perkembangan skill desain, berorganisasi, leadership, dan juga entrepreneurship.  

Setelah lulus dari VCD UC di tahun 2014, di tengah perjalanan karir saya sebagai freelancer, saya sempat membanting setir untuk mendalami dan mengambil diploma di bidang kuliner. Seperti kebanyakan anak muda lain di usia 20-an yang bingung hidupnya mau dibawa kemana, saya pun tidak terlepas dari fenomena kegalauan global tersebut. Meskipun dari awal sudah tahu bahwa bakat dan passion saya ada di bidang seni dan desain, namun tetap saja masih sulit menentukan arah. Dari situ saya menyadari bahwa hidup manusia memang tidak bisa dilihat secara linear.

Sembari terus bekerja dan menggarap berbagai proyek desain branding dan marketing baik skala lokal dan national, kegiatan ekplorasi kehidupan masih terus berlanjut. Saya pun mencoba untuk mencari pengalaman dan bekerja sebagai marketing manager di salah satu restoran jepang di Surabaya. Selain itu dikarenakan sejak kecil suka dengan traveling, outdoor activity, dan camping, saya juga mencoba untuk menjadi seorang travel YouTuber dengan bekal camera dan kemampuan video editing dari kuliah dulu. 

Dalam proses yang tidak singkat untuk menemukan ikigai, saya akhirnya menemukan titik enlightenment dimana saya harus kembali belajar dan menimba ilmu dalam bidang yang sejak awal menjadi passion saya yaitu visual communication design. Hal inilah yang akhirnya membawa saya di tahun 2018 untuk kembali menjadi mahasiswa dan berkuliah program magister di jurusan Creative Industry Design di National Cheng Kung University, Tainan, Taiwan selama dua tahun. Di sana saya belajar banyak tentang dunia industri kreatif dan mengamati bagaimana mereka bisa memanfaatkan sumber daya yang ada untuk mendukung perkembangan seni dan industri kreatif lainnya. Selain itu, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk mendalami bahasa mandarin dan membuka wawasan dengan mengenal berbagai macam manusia dan budaya dari banyak negara. Dari situ saya akhirnya menyadari bahwa banyak hal di Indonesia yang masih tertinggal jauh, salah satunya adalah kesadaran akan sustainable living.

Bagi saya passion saja tidak cukup. Saya berharap apa yang menjadi kesenangan dan keahlian saya ini harus terus diasah untuk dapat menghasilkan, dan yang terpenting lagi dapat berguna bagi orang lain. Penggilan ini yang akhirnya membawa saya kembali ke Indonesia dan pulang ke VCD UC untuk boleh menjalankan misi pelayanan untuk memotivasi, menginspirasi, dan membimbing generasi muda untuk terus belajar dan mengembangkan potensinya secara positif.

Alexandra Ruth Santoso