Basic Drawing

Credits : 3

In this course, students will learn to manually draw real objects, both inanimate objects (still life objects) and living objects (flora and fauna) using various black and white pencil media. Therefore, students are encouraged to be able to understand, recognize, visualize basic forms, and perform the drawing process gradually and systematically, as the embodiment of the idea.


Our Best Collections



Devica Sutikno, 2021

ROCKS

Devica Sutikno – 0206042110002

Tugas ini diberikan untuk melatih kemampuan dasar mengarsir dengan menggunakan teknik arsir satu arah (hatching) dan teknik arsir silang (cross hatching). Kedua teknik ini akan menjadi teknik inti selama 1 semester. Referensi bebatuan dipilih untuk melatih dua teknik arsir ini karena, batu memiliki kompleksitas tekstur yang berubah-ubah sesuai arah pantulan cahaya, jadi, mahasiswa mampu mengetahui kebutuhan masing-masing area untuk arsir dalam foto referensi ini, apakah hatching, cross hatching, kekuatan penekanan pensil, dan kejelian tarikan arsiran.




Sharon Govita, 2021

MAMMALS – CAT

Sharon Govita  – 0206042110098

Dalam menggambar mamalia, dibutuhkan ketekunan dalam mengarsir bulu (fur) pada tubuh, dan pemahaman yang akurat untuk kerangka anatomi. Meskipun teknik hatching dan cross hatching tetap digunakan pada tugas manapun, namun hanya pada tugas mamalia ini, akan terlihat sekali bahwa teknik hatching-lah yang menjadi core, sementara cross hatching menjadi support dalam beberapa area fur yang gelap.




Sharon Govita, 2021

MIXED FORM – RECTANGLE, CONICAL, BALL & CYLINDRICAL

Sharon Govita  – 0206042110098

Setelah mempelajari sifat masing-masing bentuk dasar dan pengaplikasiannya pada objek sehari-hari, melalui tugas ini diajarkan untuk menggabungkan keempatnya dalam satu area, sehingga dengan kerumitan dan kompleksitas masing-masing objek, mahasiswa akan memahami skala, detail, dan komposisi, guna untuk mendapatkan sense of balance.




Sharon Govita, 2021

MAMMALS – DOG

Sharon Govita  – 0206042110098

Dalam menggambar mamalia, dibutuhkan ketekunan dalam mengarsir bulu (fur) pada tubuh, dan pemahaman yang akurat untuk kerangka anatomi. Meskipun teknik hatching dan cross hatching tetap digunakan pada tugas manapun, namun hanya pada tugas mamalia ini, akan terlihat sekali bahwa teknik hatching-lah yang menjadi core, sementara cross hatching menjadi support dalam beberapa area fur yang gelap.




Jaqlyn Tanlia, 2021

MIXED LAYER – BIRD

Jaqlyn Tanlia  – 0206042110077

Dapat dikatakan bahwa objek burung merupakan penggabungan semua inti dari materi Basic Drawing. Penggambaran dan pengarsiran kakinya, memperhatikan ciri-ciri dari ranting pohon, bagian bulu pada badan (feather), diarsir dengan teknik yang sama seperti mamalia, kemudian feather pada bagian sayap, memiliki tingkat layer yang sama rumitnya seperti sisik ikan. Kesempurnaan yang didapat pada penggambaran burung ini adalah keberhasilan dalam menguasai semua teknik yang telah diajarkan dalam berbagai variasi bentuk objek organik.




Eugene Loveline, 2021

PLANTS – LEAVES & TREE

Eugene Loveline – 0206042110036

Materi ini merupakan fase pertama dalam mempelajari teknik menggambar objek organik yang memiliki kerumitan kerangka empat objek dasar, bila dibedah dengan menggunakan metode yang diajarkan. Kepekaan pada jarak dan akurasi adalah tantangan pada materi tanaman ini.




Sharon Govita, 2021

LAYERED TECHNIQUE – FISH

Sharon Govita  – 0206042110098

Ikan merupakan salah satu objek yang terlihat rumit, namun jauh lebih mudah dibandingkan semua objek lainnya. Hal terpenting dalam menggambar ikan, adalah memperhatikan bentuk sisik yang sesuai dengan referensi; apakah itu tumpukan sisik yang terlihat jelas, ataukah tumpukan sisik yang hanya terlihat aksen warnanya saja. Hal ini penting untuk diperhatikan karena akan menentukan teknik arsir yang digunakan. rata-rata untuk penggambaran sirip didominasi oleh teknik hatching biasa namun dengan memperhatikan value gelap terang.