Suksesor Media di Indonesia Mengupas Rahasia Kualitas Pemberitaan

Suksesor Media di Indonesia Mengupas Rahasia Kualitas Pemberitaan

Mengupas pemberitaan bersama pakar tentunya akan membuka wawasan baru yang tidak bisa kita dapatkan dari buku, jurnal maupun artikel. Banyaknya pembelajaran yang dimiliki melalui jam terbang seorang suksesor akan lebih bermanfaat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Selasa, 24 April 2018, jajaran pimpinan dan dosen Universitas Ciputra serta beberapa mahasiswa Marketing Communication belajar bersama pakar media dari Surabaya Media, Metro TV dan Josstoday.com dalam acara “Talkshow Ramah Liputan,” yang diadakan di Universitas Ciputra.

Berkecimpung dalam dunia media selama bertahun-tahun menjadikan ketiga narasumber memiliki jam terbang yang sangat mumpuni. Pengalaman tersebut dibagikan untuk menambah wawasan dan membuka pandangan mengenai karakter media. Talkshow yang dipandu oleh bapak Victor Effendy selaku Direktur Operasional Universitas Ciputra, dibuka dengan sebuah cerita mengenai persepsi manusia. Layaknya manusia, media pun juga memiliki persepsi terhadap sebuah pandangan mengenai suatu hal.

Merujuk pada bagaimana menakar aktivitas di Universitas Ciputra agar layak dalam pemberitaan, Bapak Errol Jonathans, yang merupakan CEO dari Surabaya Media atau yang kerap kali kita dengar dengan Suara Surabaya menjelaskan dengan detail tips mendesain event yang mengandung muatan layak berita.  Hal terpenting adalah informasi harus menguntungkan bagi media massa dan memiliki nilai bagi konsumen berdasarkan kedekatan relasi fisikal dan emosional antara informasi dengan publik. Sedangkan konten dari berita juga harus relevan dengan kebutuhan, keinginan dan perilaku konsumen. “Bad news is not good news, dan good news is a good news,” kata founder dari media radio terkenal di Surabaya tersebut.

Merintis karir dari awalnya sebagai staff produksi hingga menjadi Kepala Stasiun Metro TV di Jawa Timur, Bapak Prihadi mengupas mengenai kriteria konten berita. Menurut pria asal Jakarta ini, alangkah baiknya jika bisa bertukar pikiran dengan wartawan, karena angle wartawan unik dan menarik. Selain itu, pak Prihadi juga berpesan untuk membuat event yang berdasarkan dari riset, event harus memiliki kedekatan dengan masyarakat, misalnya saat ini mengenai Pilkada dan bencana alam.

Pernah berkecimpung dalam media radio selama 13 tahun, bapak Rully Anwar selaku Pemimpin Redaksi Josstoday.com, portal media online yang menyediakan konten kekinian menyebutkan bahwa fenomena media sosial saat ini sangatlah besar, yakni 97,9% menggunakan media sosial dalam kesehariannya. Jumlah yang terlampau besar ini sangat tertarik dengan konten pemberitaan yang menjadi viral. Tips untuk membangun viral yang dikupas oleh pak Rully ini adalah konten harus bermanfaat, singkat, mengandung human interest, natural, interaktif, gambar dan video menarik, judul menggoda serta tidak menggurui.

Antusiasme hadirin terlihat saat sesi tanya jawab dibuka. Jajaran pimpinan, dosen dan mahasiswa bertanya lebih spesifik mengenai karakteristik media. Ketiga suksesor media lokal asal Indonesia ini menutup sesi acara talkshow dengan jawaban yang informatif dan inspiratif.

 

(Kontributor : Selvy Tri Ciawati – MCM – 2015)