Study Tour IBM ke Korea Selatan

Study Tour IBM ke Korea Selatan

Sebagai universitas yang ingin mencetak world class entrepreneur, Universitas Ciputra (UC) khususnya program studi International Business Management (IBM) percaya bahwa metode pengajaran di kelas bukanlah satu-satunya cara pembelajaran yang tepat. Untuk menjadikan mahasiswa sensitif terhadap pasar dan kreatif serta inovatif (yang merupakan 2 dari 7 karakter yang harus dimiliki entrepreneur) mahasiswa juga harus diajak untuk terjun ke lapangan. Salah satu cara yang diaplikasikan oleh IBM adalah melalui study tour program, kegiatan tahunan IBM yang mengajak mahasiswa dan dosen mengunjungi berbagai tempat baik di dalam maupun luar negeri.

Di tahun 2011 ini, salah satu tujuan study tour program IBM adalah Korea Selatan, yang dilakukan selama 1 minggu mulai tanggal 11 hingga 18 Juni 2011 lalu. Program yang dinamakan Summer Immersion Program ini diikuti oleh 43 orang yang merupakan gabungan dari mahasiswa, staff dan dosen IBM. Selama di Korea, rombongan mengunjungi berbagai tempat yang menarik, mulai dari perusahaan, tempat bersejarah, serta kawasan wisata budaya dan shopping. Rombongan tidak hanya terkesima dengan canggihnya teknologi yang dikembangkan di sana tetapi juga dengan kemampuan orang Korea untuk menjadikan kebudayaan mereka bernilai jual di mata dunia.

Untuk kunjungan perusahaan misalnya, rombongan diajak untuk melihat kecanggihan teknologi di SK Telecom dan Samsung. Di dua tempat tersebut, rombongan dapat secara langsung merasakan the new interactive digital technology untuk mendukung aktivitas manusia sehari-harinya, mulai dari berkomunikasi dengan teman, menikmati home entertainment, hingga berkendaraan dan shopping. Untuk kunjungan bersejarah, rombongan diajak mengunjungi Gyeongbok Palace, sebuah istana kerajaan yang berlokasi di jantung kota Seoul.

Selanjutnya, rombongan juga belajar cara membuat makanan khas Korea, Kim Bab dan Kim Chi, serta memakai pakaian khas Korea (HanBok) dengan tidak lupa dijelaskan juga sejarah ke-dua makanan tersebut serta arti macam-macam Hanbok yang dipakai oleh para peserta immersion program. Rombongan juga sempat menghabiskan 1 hari di Everland, theme park terbesar di Korea yang juga menjadi tempat syuting My Love Patssy. Tidak ketinggalan, rombongan juga diajak ke Seoul Tower untuk melihat Bear Museum dan gembok-gembok cinta, serta Myong-dong, Namdaemun Market and Insa-dong untuk bershopping ria dan menikmati jajanan khas Korea.

Untuk kunjungan perusahaan misalnya, rombongan diajak untuk melihat kecanggihan teknologi di SK Telecom dan Samsung. Di dua tempat tersebut, rombongan dapat secara langsung merasakan the new interactive digital technology untuk mendukung aktivitas manusia sehari-harinya, mulai dari berkomunikasi dengan teman, menikmati home entertainment, hingga berkendaraan dan shopping. Untuk kunjungan bersejarah, rombongan diajak mengunjungi Gyeongbok Palace, sebuah istana kerajaan yang berlokasi di jantung kota Seoul.

Selanjutnya, rombongan juga belajar cara membuat makanan khas Korea, Kim Bab dan Kim Chi, serta memakai pakaian khas Korea (HanBok) dengan tidak lupa dijelaskan juga sejarah ke-dua makanan tersebut serta arti macam-macam Hanbok yang dipakai oleh para peserta immersion program. Rombongan juga sempat menghabiskan 1 hari di Everland, theme park terbesar di Korea yang juga menjadi tempat syuting My Love Patssy. Tidak ketinggalan, rombongan juga diajak ke Seoul Tower untuk melihat Bear Museum dan gembok-gembok cinta, serta Myong-dong, Namdaemun Market and Insa-dong untuk bershopping ria dan menikmati jajanan khas Korea.

Kerjasama UC dan Woosong juga tidak berhenti di Immersion dan student exchange program antara IBM dengan Solbridge. Hal ini terbukti dengan datangnya Mr. Kim Tae Han selaku Special Advisor – Woosong Educational Foundation dan Pak Ony A. Jamhari – Regional Manager Global Center Woosong Foundation ke UC pada tanggal 6 Juli kemarin. Selain untuk membahas kelanjutan student exchange program dengan IBM, pada pertemuan tersebut juga dibahas tentang kemungkinan kerjasama antara program studi Culinary Business (CB) dan International Hospitality and Tourism Business (IHTB) UC dengan program Culinary Art dan Hospitality dari Woosong University. Suksesnya kerjasama antara UC dan Woosong tentunya akan semakin mendukung terbentuknya lulusan UC yang merupakan world class entrepreneur. (by Merlyn Naharto, IBM 2009)