Sosok Technopreneur Sukses dan Terkenal di Indonesia

Dunia dengan teknologi yang semakin maju ini sepertinya sudah tidak sulit mengartikan technopreneur. Namun, mungkin masih ada yang belum paham arti technopreneur. Technopreneur merupakan gabungan antara dua kata, yaitu teknologi dan entrepreneur.

Technopreneurship ini merupakan bagian usaha untuk mengembangkan suatu bisnis dengan kemampuan teknologi. Teknologi yang saat ini semakin maju dapat memudahkan manusia dalam sehari-hari.

Kemajuan dengan technopreneur saat ini justru membawa dampak yang sangat signifikan.

Pentingnya Technopreneur 

Technopreneur membawa peran penting dalam membangun usaha. Selain itu, technopreneur juga dapat berdampak bagi banyak orang. Inilah beberapa dampak yang didapat oleh banyak orang.

  1. Mengadakan lapangan kerja

Teknologi yang semakin maju dan munculnya technopreneur ternyata sangat mudah untuk membuka lapangan pekerjaan. Saat ini sudah banyak yang membangun startup sebagai bisnisnya.

Maka, tak jarang startup sudah membutuhkan banyak orang untuk bekerja mengoperasi bisnis tersebut. Maka, kehadiran technopreneur ini sudah banyak dirasakan oleh orang yang membutuhkan pekerjaan.

  1. Meningkatkan sumber daya

Sumber daya yang ada saat ini justru semakin berkembang dan pastinya meningkat dengan adanya teknologi. Berbagai jenis sumber daya lokal dimudahkan untuk dapat bermanfaat untuk banyak orang.

  1. Memajukan kewirausahaan

Technopreneur merupakan bentuk pengaplikasian dari sebuah entrepreneurship atau sebuah usaha. Maka dengan adanya teknologi yang semakin maju dan berkembang, membuat kewirausahaan juga semakin maju.

Banyak pasar kewirausahaan yang cukup mudah dikenal oleh banyak orang karena kemampuan teknologi.

  1. Meningkatkan ekonomi

Selain membuka lapangan kerja dan meningkatkan sumber daya, technopreneur sangatlah berjasa dalam meningkatkan ekonomi. Kebanyakan orang jadi lebih mudah untuk berbisnis dengan kemajuan teknologi.

Siapa sangka technopreneur hanya dapat dilakukan oleh orang-orang luar negeri saja. Indonesia saat ini sudah banyak melahirkan tokoh-tokoh technopreneur.

Tokoh Technopreneur 

berikut beberapa nama yang menjadi tokoh dengan membangun bisnis dengan kemajuan teknologi. Bisnisnya saat ini sudah banyak digunakan dan menjadi peluang lapangan kerja bagi banyak orang.

  1. Andrew Darwis

Seorang pria kelahiran tahun 1979 ini merupakan seorang pendiri dari situs jual-beli sekaligus forum diskusi anak muda, yaitu Kaskus.

Kaskus dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia, Darwis inilah sebagai pendiri Kaskus yang dibuatnya pada tanggal 6 November 1999. Siapa sangka, Darwis yang dikenal sebagai anak nakal dan tidak pernah naik kelas menjadi orang yang berjasa bagi banyak orang.

Andrew Darwis kini mulai memperdalam ilmunya untuk melanjutkan kuliah di Amerika. Kemunculan idenya membuat Kaskus karena tugas dari dosen untuk membuat program dari free software.

  1. Nadiem Makarim

Sudah tak asing lagi dengan sosok yang satu ini, Nadiem Makarim. Seorang yang membuat teknologi dengan memberikan jasa transportasi. Pendiri Go-Jek ini memberikan terobosan terhadap tukang ojek yang sulit mendapatkan penumpang.

Lagi-lagi pemanfaatan teknologi itulah yang Nadiem Makarim buat untuk Indonesia. Proses untuk membuat perusahaan ini sangatlah tidak mudah. Mengawali dari mencari tukang ojek hingga mencari penumpang yang masih sulit menggunakan kecanggihan teknologi.

  1. Ferry Unardi

Ferry Unardi ini adalah seorang pendiri dari Traveloka. Traveloka merupakan perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket kereta, pesawat, dan bahkan hotel.

Ferry juga mengajak rekannya Derianto Kusuma dan Albert pada tahun 2012 untuk bersama membangun Traveloka. Perkembangan Traveloka yang semakin pesat terjadi pada tahun 2014. Traveloka menjadi salah satu teknologi yang memudahkan orang dalam melakukan perjalanan liburan.

Masih banyak lagi tokoh-tokoh technopreneur yang sukses menghadirkan kemajuan teknologi di Indonesia. Kemajuan usaha yang dibangun dari sosok-sosok ini banyak membawa dampak baik bagi seluruh warga Indonesia.

Menu