Seminar 100 Menit Bersama Bong Candra

Seminar 100 Menit Bersama Bong Candra


Bong Chandara @ UC

Bong Chandara @ UC

Kamis, 20 Oktober 2011 kemarin, Universitas Ciputra kedetangan seorang entrepreneur muda yang luar biasa yakni bapak Bong Candra. Kedatangan pria kelahiran 25 Oktober 1987 ini bertujuan untuk membagikan pengalaman suksesnya sebagai seorang entrepreneur di bidang properti dalam mata kuliah business inspiring. Perlu diketahui, saat ini Bong Candra adalah salah seorang pemilik saham di perumahan inovatif bernuansa pedesaan Ubud Village. Dalam membesarkan usaha properti ini, beliau menganut beberapa filosofi hidup antara lain :

1. Siap dengan yang terburuk

2. Sedikit egois banyak empati

3. Keras kepala dengan tujuan, fleksibel dengan cara

4. Cukup jauh namun cukup besar

5. Saya yang menciptakan uang, bukan uang yang menciptakan saya

Kelima filosofi itulah yang membuat usaha Bong Candra selama ini berjalan dengan lancar dan membuatnya menjadi salah satu pengusaha muda Indonesia paling sukses.Menurut ibu Ivon, salah seorang, dosen di Universitas Ciputra, seminar 100 Menit Bersama Bong Candra ini sangat menarik dan inspiratif utamanya bagi kaum muda. “Selain menarik secara fisik, Bong Candra juga sangat inspiratif dalam membangun usaha propertinya. Sangat jarang pengusaha muda yang sudah cukup disegani di dunia property.” Tutur ibu dosen yang juga fasilitator Entrepreneurial Project 1 SENSE.
Bong Chandra bersama Dosen UC

Selain Bu Ivon, peserta seminar lain yang merasa mendapat banyak pelajaran dari seminar ini adalah Abdurrahman Ali Barjey. Pria yang biasa dipanggil Ali ini berpendapat bahwa kapasitas Bong Candra dalam menjalankan usaha properti ini sungguh menarik, apalagi saat ini Bong Candra telah memiliki asset berupa tanah sebesar 5 hektar di dekat Senggigi, Lombok yang akan dirubahnya menjadi Mall.
Banyak peserta seminar lain yang merasa mendapatkan banyak pelajaran dari seminar Bong Candra ini. Semoga semunya dapat menyusul kisah sukses Bong Candra menjadi entrepreneur muda yang sukses dalam membangun bisnisnya. (Bagus Berlian)