Tingkatkan Pemahaman IAPS 4.0, Universitas Ciputra Gelar Workshop!

Tingkatkan Pemahaman IAPS 4.0, Universitas Ciputra Gelar Workshop!

Surabaya, 02 September 2019.

 

Akreditasi merupakan suatu kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi. Akreditasi merupakan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal sebagai bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Akreditasi nasional oleh BAN-PT/LAM wajib dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi dan program studi di Indonesia. Kewajiban melakukan akreditasi di Indonesia diatur dalam Undang Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Permenristekdikti No 32 Tahun 2016 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi.

Pada bulan Oktober 2018, BAN-PT telah me-release instrumen akreditasi perguruan tinggi (IAPT) 3.0 dengan menggunakan 9 kriteria sedangkan instrumen akreditasi program studi (IAPS) 4.0 dengan 9 kriteria di release pada pada bulan April 2019. Instrumen akreditasi baru ini berorientasi pada output dan outcome. Pengukuran mutu lebih dititikberatkan pada aspek proses, output dan outcome. 9 kriteria tersebut adalah 1). Visi Misi Tujuan dan Strategi; 2). Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama; 3). Mahasiswa; 4). Sumber Daya Manusia; 5). Keuangan, Sarana dan Prasarana; 6). Pendidikan; 7). Penelitian; 8). Pengabdian kepada Masyarakat; dan 9). Luaran dan Capaian Tridarma.

Dalam rangka peningkatan pemahaman terkait instrumen akreditasi program studi (IAPS) 4.0, maka Universitas Ciputra Surabaya (UC) mengadakan Workshop Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 untuk semua program studi dan departemen penyedia data yang ada di UC. Workshop dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2019 dengan mengundang tim penyusun instrumen akreditasi BAN-PT yaitu Prof. Dr. Lilis Nuraida.

Pada sesi pertama semua peserta mendapat pemaparan materi terkait latar belakang pengembangan instrumen baru, perubahan-perubahan signifikan pada IAPS 4.0, dan tata cara pengisian Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED). Pada sesi kedua dilakukan praktik pengisian LKPS dan LED oleh departemen penyedia data dan program studi. Departemen penyedia data menyiapkan data-data berdasarkan panduan LKPS dan program studi menuangkan data ke dalam laporan evaluasi diri. Di akhir sesi, perwakilan program studi diminta untuk mempresentasikan hasil kerja pengisian LED dan langsung dikomentari atau diberi masukan oleh Prof. Lilis.

Diharapkan dengan adanya workshop ini dapat meningkatkan pemahaman seluruh program studi dan departemen penyedia data dalam proses penyusunan instrumen akreditasi serta meningkatkan perolehan predikat akreditasi Universitas Ciputra Surabaya. (DG/LR)