Tiga Jenis Gangguan Kecemasan, Jangan Asal Self-Diagnose Perasaan Cemas

 

unsplash.com

Pernah dilanda perasaan cemas lalu langsung berpikir, “Waduh, apa aku punya anxiety disorder ya?” Eits, jangan langsung menyimpulkan sendiri ya. Anxiety disorder atau gangguan kecemasan ternyata punya banyak jenis lho. Simak tiga di antaranya di bawah ini!

Generalized Anxiety Disorder

Gangguan kecemasan yang sering disebut juga sebagai gangguan kecemasan umum ini adalah kondisi saat seseorang mencemaskan berbagai macam hal, dari yang memang penting hingga sepele.

Namun, bukan berarti kalau cemas akan banyak hal berarti punya gangguan kecemasan ini ya. Penderita generalized anxiety disorder merasakan kecemasan yang sulit dikontrol disertai gejala fisik seperti otot tegang dan gelisah. Kondisi ini juga dirasakan minimal selama enam bulan secara terus-menerus.

Panic Disorder

Sering dengar istilah panic attack atau serangan panik? Nah, kalau dialami berulang kali, serangan panik disebut dengan panic disorder atau gangguan panik. Kondisi ini membuat penderitanya merasakan kecemasan intens disertai dengan gejala fisik seperti jantung berdebar, pusing, lemas, hingga sulit bernapas. Umumnya serangan berlangsung 10-15 menit.

Dilihat dari gejalanya yang dapat dilihat mata, panic disorder sering disalahartikan sebagai penyakit fisik seperti serangan jantung atau reaksi alergi yang parah. Maka dari itu penting banget buat sadar dengan kondisi diri agar bisa dapat penanganan yang tepat.

Social Anxiety Disorder atau Social Phobia

Social anxiety disorder atau social phobia merupakan kondisi saat seseorang merasakan kecemasan intens saat harus berada di situasi sosial, situasi di mana seseorang berpeluang dinilai negatif oleh orang lain. Penderita gangguan ini akan merasa susah sekali untuk berbicara dengan orang baru atau tampil di depan publik.

Eits, ini berbeda dengan orang berkepribadian introvert ya. Gangguan cemas ini menimbulkan perasaan cemas yang sangat intens yang berlangsung tanpa henti selama minimal enam bulan. Penderita gangguan ini akhirnya mengalami hambatan dalam keseharian mereka karena perasaan cemas yang mereka alami.

Nah, itu dia tiga jenis gangguan cemas yang umum ditemui. Ingat, kalau kamu merasakan gejala dari gangguan tersebut, jangan langsung diagnosis diri ya. Bicarakan ke pihak profesional untuk mendapat bantuan yang optimal. You matter!

 

Penulis: Kezia Kevina Harmoko

Mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2021

 

Referensi

American Psychiatric Association. (2013). Anxiety disorders. In Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). https://doi.org/10.1176/appi.books.9780890425596.dsm05

Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. A. (2013). Abnormal psychology in a changing world (9th ed.). New Jersey: Pearson.

Menu