Relationship Corner for Millenials: Membangun Relasi Positif dengan Pasangan

Relationship Corner for Millenials: Membangun Relasi Positif dengan Pasangan

Pada tanggal 7 Desember 2019 silam, Fakultas Psikologi UC mengadakan sebuah psikoedukasi dengan tema “Relationship Corner for Millenials”, yang terdiri dari beberapa topik yang membahas tentang bagaimana caranya untuk menjalin relasi yang positif dengan pasangan. Psikoedukasi ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Desember, karena memiliki sebuah relasi yang positif dan lancar adalah hak bagi setiap individu.

Psikoedukasi ini dilakukan oleh mahasiswa Psikologi UC angkatan 2018, yang merupakan tugas dari mata kuliah Marriage and Family Psychology. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membawakan psikoedukasi dengan berbagai judul yang berhubungan dengan hubungan percintaan, mulai dari kecemburuan, healthy vs. toxic relationship, kecemasan dalam berpacaran, hingga pacaran jarak jauh (LDR). Selain mendengarkan materi yang disampaikan oleh mahasiswa, audiens juga diajak untuk berinteraksi bersama menggunakan media seperti kahoot, mentimeter, post it, dan juga kegiatan debat.

Prof. Dra. Jenny Lukito Setiawan, S.Psi., M.A., Ph.D., Psikolog. selaku dosen pengampu mata kuliah Marriage and Family Psychology berpendapat bahwa psikoedukasi yang diberikan oleh mahasiswa PSY 18 ini sangat bermanfaat karena mahasiswa diharapkan dapat memberikan ilmunya kepada orang lain, serta membangun relasi yang positif dalam hubungan berpacaran atau pernikahan di masa depan. Tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa psikologi sendiri, psikoedukasi ini juga diharapkan dapat menambah pemahaman audiens tentang bagaimana caranya membangun relasi yang sehat dan dapat mempersiapkan diri dengan baik menuju jenjang pernikahan di masa yang akan datang. Beliau menambahkan, “Setiap orang memiliki hak untuk hidup sejahtera dan bahagia, dan kebahagiaan itu ditentukan dari relasi yang kita bangun dengan orang yang kita cintai”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *