Psikologi Universitas Ciputra Resmi Punya Profesor

Psikologi Universitas Ciputra Resmi Punya Profesor

Universitas Ciputra baru saja memiliki guru besar pertamanya, yang berasal dari Fakultas Psikologi UC. Pada Kamis, 19 Januari 2016 yang lalu, dekan kita, Prof. Dra. Jenny Lukito Setiawan, M.A., Ph.D., Psikolog dikukuhkan sebagai guru besar di bidang ilmu psikologi konseling.

img s

Memiliki guru besar adalah kebanggaan dan kebahagiaan sebuah perguruan tinggi. Oleh karena itu, pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar, banyak guru besar psikologi, dan pimpinan fakultas psikologi berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang turut hadir dalam acara tersebut. Tak hanya itu, keluarga dan teman guru besar yang akan dilantik juga hadir untuk berbagi kebahagiaan.

Pada pukul 09.00, para undangan sudah memenuhi Auditorium Universitas Ciputra. Acara pun segera dimulai. Dengan khidmat, Senat Universitas melakukan prosesi masuk. Para pembawa bendera membuka jalan dan mempersilahkan senat menempati tempat yang telah tersedia di panggung.

Setelah menyanyikan lagu kebangsaan kita, lagu Indonesia Raya, serta Hymne Universitas Ciputra, sidang senat dimulai. Pak Laij Victor Effendi, S.E., CMA. membacakan riwayat hidup Prof. Jenny. Hal-hal seperti latar belakang pendidikan, karir akademik dan profesional, minat penelitian, publikasi ilmiah, serta penghargaan dan prestasi yang telah dicapai dibagikan kepada para undangan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pidato guru besar. Dalam pidatonya yang berjudul “Optimalisasi Co-parenting untuk Pengembangan Karakter Entrepreneurial pada Anak”, Prof. Jenny menekankan pentingnya co-parenting yang berfokus pada care dan challenge untuk mengembangkan karakter entrepreneurial anak. Co-parenting, yakni koordinasi suami istri dalam membesarkan anak, apabila dijalankan dengan tuntutan dan pemenuhan kebutuhan anak yang seimbang, dapat mendorong anak memiliki karakter-karakter yang baik. Karakter yang dimaksud, yaitu kendali diri, percaya diri, orientasi prestasi, mampu bekerja sama, dan tahan banting, adalah karakter-karakter entrepreneurial.2

Pada kesempatan ini pula, Prof. Jenny mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pimpinan, guru besar, serta rekan sejawat yang telah mendukungnya selama perjalanan menjadi guru besar. Tak lupa, beliau juga mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras mempersiapkan acara ini. Selain itu, secara khusus, beliau juga memanggil dua orang hebat yang telah banyak berjasa dalam hidupnya, yaitu ibu dan suaminya.

Kemudian, profesor yang baru menyerahkan naskah pidato kepada Rektor UC, Ir. Tony Antonio, M.Eng. Beliau lalu mengukuhkan Prof. Jenny, yakni dengan mengalungkan gordon guru besar. Dengan demikian, Prof. Jenny resmi menjadi guru besar.

IMG_8779s

Rektor UC, Ir. Tony Antonio, M.Eng. memberikan sambutan. Beliau mengucapkan selamat kepada guru besar dan keluarganya yang berbahagia atas pengukuhan hari itu. Dalam sambutannya, beliau menyebutkan bahwa Universitas Ciputra akan terus membangun kualitas akademiknya, khususnya dalam hal SDM, yakni dosen-dosen yang berkualitas. Beliau berharap civitas akademika UC akan dapat menghasilkan gagasan-gagasan ilmiah yang aplikatif seperti yang telah dilakukan Prof. Jenny dalam mencapai jabatan guru besar.

IMG_8807s

Sambutan kedua berasal dari Koordinator Kopertis Wilayah VII (Jawa Timur), Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. Menurutnya, Prof. Jenny dikukuhkan pada usia yang relatif muda. Guru besar sendiri adalah hal yang langka di Jawa Timur maupun Indonesia. Dari 16.756 dosen di Jawa Timur, baru ada 131 orang yang mencapai gelar profesor (guru besar). Prof. Jenny adalah profesor ke-131 di Jawa Timur. Sedangkan, jumlah profesor di Indonesia baru sebanyak 5.400 orang dari 4.600 perguruan tinggi di nusantara.

Dalam sambutannya, beliau memberikan “tugas” kepada guru besar yang baru dikukuhkan tersebut. “(Ini) tugas profesor yang baru, di Jawa Timur, menambah profesor 1% lagi di bidang psikologi,” ucap profesor yang latar belakangnya ialah bidang ilmu teknik kimia. Beliau juga berharap bahwa dengan ilmu yang sudah ada di tangan sang guru besar, Prof. Jenny bisa mengembangkan perguruan tinggi menjadi lebih maju dan sehat.

IMG_8811s

Sambutan ketiga, yang tak kalah istimewa, adalah sambutan dari perwakilan keluarga. Suami Prof. Jenny, Pak Jandy Thenarianto Foh, naik ke atas panggung. Mewakili keluarga, beliau mengungkapkan bahwa hanya karena kehendak dan anugerah Tuhan sajalah, istrinya dapat mencapai guru besar.

“Seperti halnya sebuah karya ilmiah tidak pernah merupakan hasil satu orang saja, pencapaian Prof. Jenny juga merupakan hasil dari kerja dan kontribusi banyak orang,” ucap Pak Jandy. Oleh karena itu, beliau juga berterima kasih kepada guru dan dosen yang telah membimbing Prof. Jenny, mentor dan pakar dalam bidang psikologi yang telah meletakkan dasar keilmuan, serta pimpinan Yayasan Ciputra Pendidikan dan Universitas Ciputra yang telah memberikan kesempatan Prof. Jenny untuk berkarya.

IMG_8823s

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *