Psikoedukasi untuk Remaja di Sekolah Citra Berkat Citraland Surabaya

Psikoedukasi untuk Remaja di Sekolah Citra Berkat Citraland Surabaya

Pada tanggal 6 Desember 2019 silam, mahasiswa Fakultas Psikologi UC angkatan 2018 melakukan sebuah psikoedukasi yang dilakukan di Sekolah Citra Berkat Citraland Surabaya. Psikoedukasi ini dilakukan dalam rangka pengabdian masyarakat dan penyelesaian tugas mata kuliah Innovation in Psychoeducation and Behavior Modification, dengan Ibu Fransisca Putri Intan Wardhani, S.Psi., M.Psi., Psikolog. sebagai dosen pengampu mata kuliah.

Mahasiswa PSY 18 yang melakukan psikoedukasi dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari 4-5 orang, untuk dapat membawakan materi dengan tema yang berbeda-beda. Psikoedukasi yang diberikan terdiri dari berbagai macam tema yang berkaitan dengan isu dan masalah seputar usia remaja khususnya remaja yang memasuki usia sekolah menengah pertama (SMP). Tema-tema yang diberikan diantaranya adalah bahasa cinta untuk orangtua, mengenal diri sendiri, bullying, bangkit dari kegagalan, kecemburuan dalam pertemanan, hingga membahas mengenai sosial media Instagram yang saat ini sedang menjadi tren di kalangan usia remaja.

Tidak hanya memberikan materi, siswa-siswa Sekolah Citra Berkat Citraland juga diajak untuk bermain dan belajar bersama melalui kegiatan-kegiatan interaktif dengan berbagai media. Materi yang dibawakan oleh mahasiswa juga disampaikan dengan seringan dan semenarik mungkin agar siswa-siswa SMP dapat memahaminya dengan baik.

Merrine, seorang mahasiswa PSY 18 yang membawakan materi psikoedukasi dengan tema kecemburuan dalam pertemanan, berpendapat bahwa kegiatan psikoedukasi ini cukup menyenangkan karena dapat menambah pengalamannya terutama pengalaman untuk menghadapi remaja seusia SMP, yang menurutnya agak kurang aktif namun cukup memperhatikan materi yang ia berikan.

Ricky, mahasiswa PSY 18 yang lain juga memberikan pendapat bahwa dengan adanya psikoedukasi ini, ia menjadi lebih mengenal banyak orang dengan beragam latar belakang yang berbeda-beda, dan juga belajar public speaking dengan audiens yang memiliki latar belakang berbeda tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *