Obor Ayam, Resep Tradisional Gaya Kekinian

Obor Ayam, Resep Tradisional Gaya Kekinian

Siapa yang tak kenal masakan lezat Opor Ayam? Ya, ayam yang dibumbui berbagai rempah serta santan yang gurih. Tapi tahukah Anda, di daerah Tulungagung, opor ayam dimodifikasi menjadi makanan yang tak kalah menarik, menjadi  Ayam Lodho.

Ayam Lodho Khas Tulungagung

Ayam Lodho Khas Tulungagung

Berbeda dengan opor, Ayam Lodho diolah dengan dibakar terlebih dahulu, sehingga aroma panggang pun semakin mengundang selera makan. Selain itu, santan yang digunakan pun lebih kental, sehingga rasa gurih khas kelapa pun semakin menggoda. Tak heran jika banyak orang yang berkunjung ke Tulungaggung banyak berburu makanan khas ini untuk dijadikan oleh-oleh.

Memasak ayam lodho memang menuntut cukup banyak kesabaran. Mulai dari membuat bumbu dari berbagai rempah, mengolah ayam dengan dipanggang, lalu dibumbui, baru diberi santan.  Tapi, siapa sangka, makanan berkuah ini dapat Anda nikmati dengan praktis hanya dalam 10 menit saja!

IMG_20150401_100313

Endy-Psy 2014 (Ketiga dari kiri) sebagai Chief Operational Officer ‘Obor Ayam’

Salah satu mahasiswa psikologi Universitas Ciputra, Endy Wibowo (Psy 2014) punya jawabannya. Bersama kelima kawannya : Denny Wibowo, Inarta Bagus, Annisa Dewantari, Febi Putricandhi, dan Ezra Agaton (IBM 2014), Endy mengembangkan bisnis Frozen Ayam Lodho, yang dinamai dengan brand Obor Ayam.

IMG_20150401_100852

“Ide obor ayam ini sebenarnya berawal dari pengembangan bisnis warung lodho ayam yang dimiliki nenek dari Denny”, cerita Endy.

Usut punya usut, ternyata Endy dan Denny ini masih memiliki hubungan saudara. Melihat nenek mereka yang mengelola warung Ayam Lodho dan terbilang sangat laris, mereka terinspirasi untuk bisa memasarkan resep khas tersebut ke luar Tulungagung..

Bersama tim Obor Ayam, Endy pun  berguru kepada mereka yang lebih berpengalaman dalam hal mengolah frozen food. Dan voila! Kini Obor Ayam dapat dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 25 ribu, untuk 250 gram ayam. Karena sudah terolah menjadi frozen food, Obor Ayam ini dapat disimpan dalam lemari pembeku dan tahan bahkan hingga 4 bulan!

Benar saja, peminat Ayam Lodho di Surabaya pun cukup tertarik dengan Obor Ayam. Di bulan pertama launching produk Obor Ayam, frozen ayam lodho ini berhasil menjual hingga 90 packages.

“Konsumennya rata-rata mahasiswa dan Ibu rumah tangga yang ingin kepraktisan”, jelas Endy.

Yes, kesibukan kuliah ataupun bekerja, membuat kepraktisan mengolah makanan menjadi semakin dicari. Dan frozen food yang lezat dan mudah diolah, semakin hari, semakin menjadi primadona.

Ditanya tentang sejarah nama brand Obor Ayam, Endy menyampaikan bahwa ‘Obor’ diambil dari cita rasa pedas dari produk frozen ayam lodho yang mereka produksi.

“Ke depannya kami berencana untuk mengembangkan varian dari tingkat kepedasan Obor Ayam”, ujar Endy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *