Pentingnya Sensitifitas terhadap Materi Desain

Pentingnya Sensitifitas terhadap Materi Desain

Karya apik yang berjajar di kelas mata kuliah Fashion Future, Program Fashion Design and Business siang itu sekilas terlihat hanya berbahan/materi kertas koran bekas. Namun jika secara cermat diamati, satu karya busana cantik ini menggunakan 3 unsur materi yaitu kertas, silinder dan elastis. Ketiga materi ini memiliki karateristik yang sangat berbeda yang wajib dipahami sebelum melakukan proses desain karya.
Mahasiswa secara berkelompok (maksimal 3 orang) diminta untuk meng-explore ketiga materi itu, dan setelahnya diwajibkan untuk membuat desain se-kretif mungkin. Ibu Rahayu sebagai dosen pengampu menjelaskan bahwa proses eksplorasi materi ditujukan untuk melatih sesditifitas dan kreatifitas mahasiswa terhadap sebuah materi. “Saat mahasiswa punya pemahaman dan sensitifitas terhadap materi desain, mereka akan terampil ngakali materi itu menjadi sebuah desain yang kreatif,” papar dosen pengampu yang akrab dipanggil Ayu ini. “Ini modal penting dimana nantinya nantinya mereka akan mendesain sesuai permintaan klien yang pastinya banyak batasan,” imbuhnya.

Ketiga materi dengan karateristik berbeda-beda yaitu silinder mudah di tata, slastis tidak mudah ditata dan kertas mudah dilipat dikolaborasikan dengan bantuan bahan pendukung yaitu jarum dan solasi menjadi sebuah desain baju. “Desain yang mereka buat tetap mempertimbangkan unsur wearbility”, jelas Ayu. “Saya sangat terkejut dengan tim yang mampu membuat bentukan unik dari karet gelang yang dibuat menyerupai jaring laba-laba. Lalu juga bentukan unik dari materi silindris dari bahan tusuk gigi yang susah ditata, menjadi aksen baju yang bagus,” imbuhnya.