Mural Rumah Ibadah di Gang 3 Dolly Saiki Kado untuk Kota Surabayaku

Mural Rumah Ibadah di Gang 3 Dolly Saiki Kado untuk Kota Surabayaku

(Surabaya/ 26 April 2019) Menyambut hari jadi Kota Surabaya ke-725, mahasiswa FIKOM semester IV menyiapkan kado specialnya. Sebagai kaum milenial yang syarat potensi dan kreatifitas dalam memberi dampak bagi sekitar, mahasiswa Fikom sepakat melakukan kegiatan mewarnai tembok-tembok tidak terawat yang ada di permukiman Putat Jaya C Timur, atau yang biasa kita kenal dengan Gang 3 Dolly Saiki, Surabaya, Jawa Timur sebagai kadonya. Tajuk yang diangkat adalah “Warna Kreasi Duniaku”.

Kegiatan ini digagas dengan tujuan untuk semakin mengikis kesan buruk terhadap Gang Dolly. “Dengar kata Dolly masih banyak pemikiran orang dibawa kembali ke gang dolly pusat prostitusi, padahal gang dolly sekarang sudah berubah. Kampungnya sudah cantik dan banyak usaha kecil disini,” tutur Jocelyn Suryasaputra, Mahasiswa FIKOM yang menjadi ketua kegiatan ini. “Disini bukan lagi pusat prostitusi, justru bisa jadi pusat usaha kecil mandiri, seperti keripik, sepatu. Mahasiswa harus ikut serta dalam pembantu perubahan Gang Dolly yang digagas oleh pemerintah kota,” imbuhnya.

Kegiatan ini sudah dilakukan kurang lebih 2 bulan (sejak awal Maret) dimulai dengan bersih-bersih lingkungan gang permukiman, pembersihan lumut pada dinding-dinding, serta pengecatan warna dasar tembok. Puncak kegiatan “Warna Kreasikan Duniaku” dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 April 2019, dimana kurang lebih 50 mahasiswa, dosen serta puluhan warga akan bersama-sama mewarnai serta berseni mural di tembok Gang 3 Dolly Saiki. Hilda Yunita, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ciputra, menyatakan bahwa salah satu tembok khusus dilukis dengan tema tempat ibadah sebagai ajakan untuk saling menjaga kerukunan umat beragama. “Bukan hanya semakin bersih dan asri, tapi dengan melihat mural tempat ibadah yang beragam dan berdampingan ini mengingatkan pada warga untuk saling rukun,” papar Hilda. “Tempat bersih, cantic dan instagrable, ditambah dengan warga yang rukun pasti menjadikan Gang Dolly tempat yang nyaman dikunjungi. Kedepan gang dolly kunjungi lebih banyak wisatawan, sehingga dapat meningkatan ekonomi penduduk”, imbuhnya.