Mempelajari Kesehatan Mental Anak Bersama Petualangan Menuju Sesuatu. www.timesindonesia.co.id. 9 Oktober 2021. Samantha Teonata, Livia Angelica. Alumni VCD

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/374950/mempelajari-kesehatan-mental-anak-bersama-petualangan-menuju-sesuatu

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pandemi Covid-19 hampir mempengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakat. Tidak hanya berpengaruh pada aspek ekonomi, tetapi juga mempengaruhi aspek kehidupan sosial, salah satunya yakni kesehatan mental.

Menjaga kesehatan mental tentu sangat penting untuk dilakukan saat ini, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Pemberlakuan PPKM dengan berbagai level yang tak kunjung usai membuat banyak anak tidak dapat berpergian ke sekolah dan berekreasi dengan leluasa.

Hal ini membuat para orang tua harus bekerja secara ekstra untuk mendidik dan memperhatikan buah hatinya selama berkegiatan. Sebagian besar anak masih belum mampu mengkomunikasikan emosi dan perasaannya selama mereka terkarantina di rumah. Akibatnya, emosi-emosi tersebut semakin menumpuk dan dapat berdampak pada masalah kesehatan mental anak.

Berdasarkan data riset dari Save The Children, pandemi Covid-19 berlangsung hampir satu setengah tahun dan menyebabkan anak-anak menjadi tidak memiliki kesempatan untuk bermain dengan teman-temannya secara langsung. Sejumlah 646.000 sekolah ditutup serta 60 juta siswa mengalami perubahan pola tingkah laku yang signifikan.

Perubahan ini terjadi karena anak-anak dipaksa untuk beradaptasi dengan keadaan yang terjadi. Selain itu, interaksi sosial pada anak juga terpaksa harus terputus selama pandemi. Keadaan yang jauh dari lingkungan sekolah seperti dengan guru dan teman menyebabkan anak menjadi pasif dan mudah merasa jenuh hingga kehilangan semangat untuk belajar.

Tentu masalah kesehatan mental ini tidak boleh dianggap sepele dan dibiarkan begitu saja. Permasalahan mengenai kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental di Indonesia, menjadi salah satu alasan lahirnya sebuah komunitas bernama Petualangan Menuju Sesuatu (PMS).

Card Game 3

Petualangan Menuju Sesuatu (PMS) merupakan sebuah komunitas yang membahas isu-isu kesehatan mental dengan konsep bercerita (storytelling) melalui konten berupa komik. Di dalam setiap ceritanya selalu menghadirkan karakter utama protagonis bernama Blob “Si Jelly” yang memiliki misi untuk mencapai kesembuhan dan kesehatan mental bersama teman-teman Para Pencari.

Petualangan Menuju Sesuatu mengajak setiap orang untuk berani berpetualang dan sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental. Sejak bulan Juni 2018 lalu, PMS sudah aktif membagikan kontennya melalui instagram dan juga webtoon.

Saat ini, sudah ada kurang lebih 70 ribu akun instagram yang menjadi pengikut instagram Petualangan Menuju Sesuatu. Selama 4 tahun berkarya, Petualangan Menuju Sesuatu sudah banyak berkolaborasi dengan berbagai media dan organisasi seperti Narasi, Asoca Indonesia, Riliv, Warner Music, dan masih banyak lagi. Tak hanya membuat konten komik, Petualangan Menuju Sesuatu juga menyediakan beberapa merchandise yang lucu dan menarik.

Tahun ini Petualangan Menuju Sesuatu merancang karya yang berbeda dari karya sebelumnya. Karya terbaru kali ini terinspirasi dari permasalahan kesehatan mental pada anak-anak yang terjadi akibat pandemi. Samantha Teonata dan Livia Angelica, dua alumni VCD sekaligus kreator “Petualangan Menuju Sesuatu” menciptakan seri permainan kartu Well-being dan jurnal The Great Explorer.

Permainan kartu dan juga jurnal tersebut dibuat dengan tujuan untuk membantu anak-anak memahami emosinya dan mengungkapkannya kepada orang tua. Inovasi dari kedua mahasiswa ini tentunya akan sangat membantu para orang tua untuk memberikan edukasi kepada anaknya. Anak-anak juga tetap bisa belajar sekaligus bermain melalui rangkaian permainan kartu Well-being dan mengisi jurnal The Great Explorer.

Dalam rangka memperingati World Mental Health Day atau hari Kesehatan Mental Dunia tahun ini, pada tanggal  9 Oktober 2021 dan acara seminar Design Week sesi alumni talks, kedua alumni VCD, Samantha Teonata dan Livia Angelica akan berbagi kiat-kiat mereka menciptakan sebuah karya kekayaan intelektual yang menghibur, bernilai ekonomis, sekaligus mampu menjawab permasalahan nyata yang ada di sekitar kita yaitu masalah kesehatan mental pada anak.

Artikel lain
Menu