MasterChef Program Culinary Business Universitas Ciputra

MasterChef Program Culinary Business Universitas Ciputra

Ujian tengah semester merupakan hal yang membuat gentar sebagian mahasiswa. Namun berbeda dengan ujian tengah semester yang dilakukan oleh mahasiswa semester 3 program Culinary Business Universitas Ciputra. Mahasiswa program Culinary Business semester 3 justru dapat melaksanakan ujan tengah semester dengan cara yang menyenangkan. Terinspirasi dari acara TV populer, program Culinary Business Universitas Ciputra menantang mahasiswa nya untuk melaksanakan sebuah ujian sekaligus ajang pembuktian diri bertajuk MasterChef. Tujuan dari MasterChef ini sendiri adalah untuk menguji keterampilan mahasiswa Culinary Business dalam praktek. Ujian ini sekaligus dapat menguji tingkat pengetahuan pribadi mahasiswa mengenai kuliner terutama tentang bahan-bahan lokal yang biasa digunakan dalam kuliner-kuliner di Indonesia.

MasterChef dilaksanakan selama dua hari oleh seluruh mahasiswa semester 3 program Culinary Business. Ujian ini dibagi kedalam beberapa tim, dan setiap tim terdiri dari enam orang mahasiswa. Hal yang menarik adalah terdapat unsur kejutan dalam MasterChef yang diadakan oleh program Culinary Business Universitas Ciputra ini. Sama halnya dengan program TV lainnya, ujian MasterChef di Universitas Ciputra juga menghadirkan mystery bowl. Dimana mahasiswa tentunya tidak tahu apa bahan utama yang harus mereka olah / masak untuk ujian tersebut.

Setelah mahasiswa mengetahui bahan apa saja yang terdapat di dalam mystery bowl, mereka diberikan jangka waktu selama 30 menit untuk memikirkan resep apa yang akan mereka masak nantinya dengan bahan utama yang terdapat di dalam mystery bowl. Waktu tersebut sekaligus juga harus dimanfaatkan untuk belanja bahan-bahan pendukung yang dibutuhkan untuk memasak resep yang diinginkan tersebut.

Sama halnya dengan acara televisi MasterChef, ujian tengah semester ini juga menghadirkan beberapa orang juri yang akan melakukan penilaian baik kepada individu maupun kepada kelompok atau masing-masing tim. Salah satu ketentuan atau persyaratan yang termasuk kedalam penilaian dari tim juri adalah mahasiswa diwajibkan untuk lebih efisien dalam menggunakan bahan-bahan baku. Dan di akhir ujian, juri akan menilai dan mengevaluasi jumlah bahan-bahan sisa atau yang tidak terpakai tersebut. Ujian MasterChef yang diadakan oleh Universitas Ciputra ini menghadirkan kurang lebih tujuh juri yang tentunya telah berkompeten di bidang kuliner untuk menilai hasil ujian para mahasiswa.

Ujian ini dilaksanakan secara estafet, dimana setiap anggota tim diberikan jangka waktu masing-masing selama 20 menit untuk melakukan bagian kerjanya serta melanjutkan proses memasak yang telah dilakukan oleh anggota tim mereka sebelumnya untuk menghasilkan resep atau menu yang diinginkan. Ujian ini berlangsung selama 2 jam, dan di akhir ujian masing-masing tim harus mempresentasikan hasil akhir masakan mereka kepada para juri. Mahasiswa juga harus menjelaskan apa misteri bahan utama yang mereka dapatkan sebelumnya, kemudian bagaimana mereka dapat mengubahnya menjadi hidangan akhir yang disuguhkan kepada para juri.

Terdapat tiga langkah dalam menjalankan ujian MasterChef yaitu tahapan eksplorasi, tahapan mendapatkan ide, serta keterampilan memasak atau mengolah bahan masakan. Ketiga tahapan tersebut dapat dilakukan oleh mahasiswa Universitas Ciputra dan terbukti dalam kesuksesan mereka untuk mengubah bahan baku yang sederhana dan dan terlihat sangat tidak berhubungan seperti kombinasi ayam dengan kluwek, ikan dengan ketumbar, serta Ikan Nila dengan petis yang terdapat didalam mystery bowl menjadi hidangan akhir yang menakjubkan berkelas MasterChef.

untitledBeberapa  hidangan yang berhasil dimasak oleh delapan tim mahasiswa Culinary Business pada hari pertama ujian tengah semester MasterChef ini diantaranya adalah :

  • Brongkos Panda
  • Sup Mujair Gulai Asam
  • Ayam Ketumbar Sambal Terasi
  • Pep Petty
  • Nila Saus Hitam
  • Garang Asem Mujair
  • Nasi Bakar Kluwek
  • Nila Bakar Saus Banjar

 

Dengan menggabungkan pengetahuan mengenai bahan-bahan lokal, ilmu pengetahuan yang dimiliki, keterampilan kuliner, kreativitas, serta kerjasama tim, mampu membuat mahasiswa Culinary Business Universitas Ciputra sukses dalam mengubah kombinasi dari bahan-bahan baku yang “tidak biasa” tersebut menjadi hidangan yang menakjubkan. Suatu hal yang menggembirakan adalah delapan tim yang berpartisipasi di hari pertama ujian MasterChef ini telah berhasil mengantarkan hidangan terbaik mereka hanya dalam dua jam. Sungguh suatu prestasi yang membanggakan.

07-5. JudgesDalam sesi penilaian, juri menentukan 7 poin kriteria yang dianggap penting dan menjadi faktor penentu dalam ujian tengah semester tersebut. Ketujuh kriteria ini merupakan rangkuman keberhasilan mahasiswa Culinary Business dalam keberhasilannya membuktikan kemampuan diri. 7 poin  penilaian tersebut berdasarkan pada kreativitas, kerjasama tim, dan presentasi makanan kelompok. Kemudian 4 poin lainnya adalah berdasarkan pada penilaian individu yang meliputi :

 

 

 

  1. Pengetahuan dan keterampilan
  2. Efisiensi dan waktu
  3. Teknik dan ketepatan dalam menggunakan alat
  4. Kebersihan

Ketujuh kriteria penilaian yang dibutuhkan para juri ini menjadi sangat rinci karena dalam proses mengevaluasi kinerja masing-masing mahasiswa dibutuhkan kecermatan dan ketelitian. Proses penilaian ini dilakukan dengan cara dalam jangka waktu 20 menit, masing-masing juri diperlukan untuk mengunjungi masing-masing perwakilan dari delapan tim yang kemudian akan melakukan evaluasi sesuai dengan kinerja masing-masing individu dan kelompok. Seperti penilaian yang dilakukan oleh salah satu juri yang berdedikasi tinggi dalam ujian MasterChef ini, yaitu Erie Kristrianto.

08-3. Grilled Nile with Banjar Sauce (Process) Salah satu hidangan yang tampak “menonjol” adalah Nila Bakar Saus Banjar. Disini sangat terlihat bagaimana kehebatan mahasiswa Program Culinary Business yang mampu mengubah kombinasi bahan baku yang tidak biasa yakni Ikan Nila dengan petis dan kemudian mampu mengubahnya menjadi world-class dish. Selain dari tampilan presentasi akhirnya yang sangat menakjubkan, hasil akhir yang didapatkan juga terlihat sangat menggoda apalagi ditambah dengan teknik plating yang tepat sehingga mampu menyuguhkan hasil akhir masakan yang indah dan bercitarasa tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *