Fighting With Loneliness

Kesepian digambarkan sebagai pengalaman individu akan perasaan tertekan yang ditandai dengan adanya kesenjangan antara apa yang diinginkan individu dengan apa yang dirasakan oleh individu baik kuantitas maupun kualitas dalam hubungan sosialnya (Hawkley dan Cacioppo, 2010). Terdapat dua pendekatan teori untuk menjelaskan kesepian : (Ercole & Parr, 2019)

  1. Pendekatan kebutuhan sosial

Pada dasarnya, manusia memiliki beberapa macam kebutuhan dasar yang diperoleh dari hubungan sosialnya, yaitu kebutuhan akan kelekatan, kebutuhan untuk mendapatkan bimbingan, kebutuhan untuk mendapatkan pengasuhan, dan integrasi sosial.  Ketika kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak terpenuhi maka seseorang akan merasa kesepian.

  • Pendekatan kognitif

Pada dasarnya, seseorang memiliki standar personal terhadap kualitas hubungan sosialnya sehingga ketika seseorang tidak berhasil memenuhi standar atau harapan yang diinginkan maka akan memunculkan perasaan tidak puas dan pada akhirnya muncul perasaan kesepian.

Menjadi pertanyaan yang menarik untuk mendalami mengapa seseorang bisa merasa kesepian ? Ada dua faktor yang menyebabkan seseorang merasa kesepian, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang bersumber dari dalam diri individu, antara lain kepribadian yang tertutup dan mengisolasi diri sehingga enggan untuk menjalin keakraban dengan orang lain; memiliki pandangan yang irasional bahwa tidak pernah ada siapapun yang dapat memahami dirinya sehingga seseorang merasa seakan-akan dirinya akan selalu disalahkan; merasa rendah diri dan tidak percaya diri untuk tampi di lingkungan sosialnya. Faktor kedua adalah faktor eksternal yang bersumber dari lingkungan, antara lain sering mendapatkan penolakan dari lingkungan sehingga muncul perasaan tertolak dan diabaikan oleh lingkungan sosialnya serta pengalaman traumatis yang membuat sering merasa cemas dan takut akan kembali dilukai/disakiti oleh orang lain.

Kesepian adalah pengalaman umum yang sering dialami oleh individu dari berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga usia lanjut. Bagaimana cara untuk mencegah dan mengatasi kesepian ? Berikut adalah tips-tips praktis yang dapat diaplikasikan yaitu :

  1. Pahami dan terima

Lakukan refleksi apa yang menyebabkan Anda merasa kesepian. Jangan mencoba untuk memungkiri perasaan kesepian ini namun berusaha untuk menerima dan memahami penyebab dan latar belakang yang memicu perasaan kesepian. Terima dan pahami perasaan kesepian adalah hal yang “wajar” karena setiap orang pernah gagal.  Jangan fokus terhadap kegagalan tersebut, dan segera ambil langkah untuk bangkit kembali dan atasi rasa kesepian tersebut.

  • Berikan waktu bagi diri Anda terutama ketika harus memasuki perubahan yang besar

Umumnya seseorang merasa merasa kesepian ketika mengalami masa transisi, seperti pindah ke sekolah baru, tempat tinggal baru, atau memulai pekerjaan baru.  Kapanpun Anda mengalami perubahan atau memasuki masa transisi, berikan pengertian dan toleransi terhadap diri sendiri, sehingga Anda tidak selalu fokus pada kesepian dan ketertinggalan yang Ada rasakan akibat perubahan tersebut.

  • Jelajahi hal-hal baru

Lakukan hal-hal untuk mengalihkan pikiran Anda dari perasaan kesepian yang Anda alami, misalnya dengan berjalan-jalan ke tempat yang baru, membaca buku, mengeksplorasi hobi Anda dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru.

  • Miliki pengalaman lebih banyak untuk terlibat dalam komunitas sosial atau aktivitas yang melibatkan hubungan sosial

Referensi :

Ercole, V., & Parr, J. (2019). Problems of loneliness and its impact on health and well-being. Good Health and Well-Being, 1-12. https://doi.org/10.1007/978-3-319-69627-0_127-1

Hawkley, L.C., & Cacioppo, J.T., (2010). Loneliness matters: a theoretical and empirical review of consequences and mechanisms. Ann Behav Med, 40(2), 218-227. DOI 10.1007/s12160-010-9210-8

Ditulis oleh: Stefani Virlia, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Sumber gambar: https://unsplash.com/photos/Pv5WeEyxMWU

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed