Universitas Ciputra Tambah 2 Paten Lagi

Universitas Ciputra Tambah 2 Paten Lagi

Surabaya, Inovasi merupakan kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Hal ini penting bagi peneliti untuk melindungi kekayaan intelektualnya. Selain sebagai bentuk penghargaan, ini juga merupakan salah satu indikator bagi peningkatan kualitas dan kredibilitas peneliti serta lembaga penelitian di Indonesia.

Maka Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Ciputra Surabaya untuk meningkatkan perlindungan Kekayaan intelektual para dosen. Kekayaan intelektual tersebut merupakan hasil penelitian atau pengabdian masyarakat yang telah menghasilkan temuan dan nilai kebaruan.

Sentra Kekayaan Intelektual LPPM Universitas Ciputra telah melakukan pendampingan pembuatan dokumen Kekayaan Intelektual, baik hak cipta, desain industri maupun paten.

Banyak yang telah berhasil mendapatkan sertifikat dalam KI ini. Pada bulan Januari 2022, Universitas Ciputra mendapatkan 2 sertifikat Paten, yaitu atas nama   Ir. Daniel Martomanggolo Wonohadidjojo, M.Eng. dari Fakultas Teknologi Informasi dan Susan, S.T., M.T. dari Fakultas Industri Kreatif.

 

Ir. Daniel Martomanggolo Wonohadidjojo, M.Eng. memperoleh paten dengan judul Metode Peningkatan Kualitas Citra Digital Sel dengan Penggabungan Image Filtering dan Image Thresholding yang dioptimasi oleh BSA. Nomor paten IDP000076898. Pada paten ini memiliki nila kebaruan berupa  Invensi yang berhubungan dengan metode peningkatan kualitas citra digital sel dari jaringan tubuh manusia. Invensi ini berupa metode untuk menggabungkan algoritma unsharp masking filter dan thresholding yang optimasi menggunakan algoritma Backtracking Search Algorithm. Metode ini maka dapat memberikan hasil pengolahan citra dengan kualitas citra yang lebih tinggi, sehingga citra digital sel dari jaringan tubuh manusia dapat dianalisis oleh pihak yang berkepentingan. Metode ini menyempurnakan metode konvensional yakni menggunakan determinasi mata manusia dalam menganalisis citra digital sel yang dihasilkan oleh mikroskop.

Sedangkan Susan, S.T., M.T. memperoleh paten dengan judul Proses Pemasangan Panel Surya Pada Dinding Bangunan. Nomor paten IDS000004110  invensi ini berhubungan dengan suatu proses pemasangan panel surya pada dinding bangunan meliputi panel surya yang dipasang dengan sudut 44° (3) menghadap utara; dan 46° (4) menghadap selatan, dimana pengulangan lipatan dibuat setiap sudut 90°. Dengan menggunakan proses pemasangan panel surya pada dinding bangunan menurut invensi ini, maka dapat mengoptimalkan pembangkitan energi listrik dan keseragaman pembangkitan energinya.

Secara ekonomis, perlindungan atas KI juga akan berpotensi menjadi sumber pendapatan, menciptakan lapangan kerja, menumbuhkan investasi dan meningkatkan perekonomian bangsa lalu. Perguruan tinggi harus memperkuat kerja sama dengan industri. Selain berpotensi menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan masyarakat, komersialisasi riset juga dapat menumbuhkan kemandirian perguruan tinggi.