Pendampingan Kewirausahaan Bagi Penyandang Disabilitas

Pendampingan Kewirausahaan Bagi Penyandang Disabilitas

Penyandang disabilitas seringkali tersisih dari persaingan para pencari pekerjaan. Namun bisa diyakini, bahwa para penyandang disabilitas mampu mendapatkan penghasilan dari pekerjaan yang mampu mereka kerjakan dengan keterbatasannya.

Sementara itu kemampuan pemerintah, masyarakat, keluarga dan dukungan internasional dalam menangani penyandang disabilitas berbanding 101:1. Artinya sebanyak 101 penyandang disabilitas hanya mampu ditangani oleh 1 pemerintah dan elemen lainnya.

Dalam membantu pemberdayaan para penyandang disabilitas di Indonesia secara ekonomi, USAID JAPRI_PWD mengandeng Universitas Ciputra (UC) Surabaya dalam meningkatkan kemampuan dalam bidang Entrepreneur.

“Berangkat dari kepedulian terhadap masih tingginya jumlah penyandang disabilitas di Indonesia dan diperlukannya kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas, Universitas Ciputra  bersinergi dalam  program JAPRI-PWD ,” ujar Section Head Community Development- LPPM-UC, Agus Sugiharto.

Agus menambahkan program ini bertujuan untuk membantu kelangsungan kewirausahaan para penyandang disabilitas, khususnya mereka yang memiliki semangat mandiri dengan menjalankan usaha mikro. Program bertujuan untuk memberikan pendampingan kewirausahaan bagi para penyandang disabilitas yang telah memiliki usaha kecil dan pelatihan menjadi trainer entrepreneurship bagi disabilitas yang lain.

Program JAPRI PWD (JAPRI People with Disability) adalah Program yang dirancang khusus untuk memberikan peluang bisnis kepada Penyandang Disabilitas pada tahun 2021 hingga 2022.

Mangapul Sinaga selaku Program Director menjelaskan bahwa tujuan dari JAPRI PWD adalah memberdayakan penyandang disabilitas untuk mengakses peluang ekonomi dengan meningkatkan keterampilan kewirausahaan dasar dan memperkuat sistem dukungan bagi penyandang disabilitas dalam bisnis.

“Program JAdi Pengusaha MandiRI (JAPRI) adalah program yang didanai oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), berfokus kepada pengembangan kewirausahaan, dan diimplementasikan oleh IIE (Institute of International Education) yang dikolaborasikan dengan Universitas Ciputra Surabaya” Tandas Mangapul

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program JAdi Pengusaha MandiRI (JAPRI) PWD ini  berlangsung di 5 kabupaten di Jawa Timur  yaitu Surabaya, Malang, Trenggalek, Kediri dan Blitar mulai Januari sampai Desember 2021.