Universitas Ciputra Surabaya Gelar Seminar Peran Teknologi Digital dan Kreativitas untuk Pariwisata. surabaya.tribunnews.com. 5 September 2022. HTB

https://surabaya.tribunnews.com/2022/09/05/universitas-ciputra-surabaya-gelar-seminar-peran-teknologi-digital-dan-kreativitas-untuk-pariwisata

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Pandemi Covid-19 telah membuat semua indikator pariwisata, mulai dari devisa negara, tingkat kunjungan pariwisata internasional dan domestik, tingkat hunian hotel dan omzet semua bisnis yang berhubungan secara langsung ataupun tidak langsung dengan pariwisata mengalami penurunan yang drastis.

Saat ini, perkembangan dunia digital sangat pesat dan mempunyai dampak yang luar biasa pada perkembangan pariwisata, khususnya di Indonesia.

Seiring dengan itu pertumbuhan pariwisata yang berbasis kreatifitas juga menjadi salah satu pilar kebangkitan ekonomi dari sektor pariwisata pasca Pandemi.

Maka dari itu pariwisata digital diprediksi menjadi tren baru dalam berwisata paska Pandemi.

Melihat potensi tersebut, Universitas Ciputra Surabaya menggelar seminar nasional bertajuk “Peranan Teknologi Digital dan Kreativitas untuk Pariwisata Indonesia Bangkit Lebih Kuat” di Dian Auditorium Universitas Ciputra Surabaya, Senin (5/9/2022).

Ratusan peserta terlihat antusias menyimak pemaparan materi dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo (virtual), Prof Azril Azahari (Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia) dan Widya Listyawulan (Vice President of Public Policy, Government Relation and Sustainability Traveloka).

Ketua Panitia Seminar sekaligus Dosen Hotel and Tourism Business Universitas Ciputra, I Dewa Gde Satrya Widya Dutha SE MM mengatakan seminar ini ditujukan untuk memberikan informasi perihal tren pariwisata digital dan pariwisata kreatif di Indonesia.

“Kami ingin memberikan gambaran kebijakan pemerintah dalam mendukung pariwisata digital dan pariwisata kreatif di Indonesia. Serta memberikan inspirasi pada para peserta tentang kontribusi yang bisa mereka lakukan di bidang pariwisata digital dan mengembangkan pariwisata secara kreatif di Indonesia paska pandemi,” ungkapnya.

“Tak hanya itu, peserta perlu menjaga asa dan semangat untuk bersama-sama membuat pariwisata Indonesia pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” imbuhnya.

Dewa berharap para peserta seminar yang terdiri dari civitas akademika Universitas Ciputra Surabaya, komunitas-komunitas pariwisata, siswa SMK Pariwisata dan masyarakat umum lainnya dapat ambil bagian dalam mengembangkan pariwisata Indonesia.

Sementara itu, dalam paparannya Widya Listyawulan selaku Vice President of Public Policy, Government Relation and Sustainability Traveloka menyampaikan banyak potensi dari pariwisata digital yang bisa dimanfaatkan mahasiswa.

“Sebagai generasi milenial harus pandai membaca peluang digitalisasi untuk memenuhi kebutuhan manusia khususnya dalam kegiatan pariwisata,” paparnya.

Pemanfaatan digitalisasi secara maksimal akan berdampak pada banyaknya lapangan pekerjaan yang tersedia.

“Pemaksimalan teknologi dapat menunjang servis pariwisata yang berkualitas. Tentu harus diiringi dengan komunikasi yang baik. Karena Digitalisasi tidak bisa menggantikan kenyamanan dalam berinteraksi.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *