Tingkatkan Konsumsi Ikan, Gelar Lomba Cipta Menu. Jawa Pos. 25 Juni 2021. Hal. 17. CBZ

SURABAYA, Jawa Pos-Gerakan masyarakat makan ikan (gemar ikan) terus digaungkan. Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) bekerja sama dengan PKK Surabaya untuk menggelar lomba cipta olahan ikan untuk menu anak-anak kemarin. Lokasinya di Sentra Ikan Bulak (SIB).

Ajang kompetisi itu menyeleksi perwakilan dari tiap kecamatan. Lomba diikuti 16 kecamatan. “Karena masa pandemi, lomba dibagi dalam dua gelombang, Seleksi berlangsung pada Senin (21/6) dan Selasa (22/6). Ada delapan tim yang beradu dalam -sehari. Setelah itu, diseleksi untuk majuke babak final,” ujar Kepala DKPP Surabaya Yuniarto Herlambang

Kemarin enam tim berhasil maju ke babak final. Dalam sesi tersebut, mereka diadu untuk memberikan rasa yang istimewa dari dua bahan ikan. Yakni, ikan patin dan ikan bandeng. Setiap tim harus menyajikan dua menu, Pertimbangan nutrisi dan rasa menjadi salah satu poin untuk menjadi juara.

Herlambang menyatakan, lomba itu bertujuan memunculkan kreasi baru dari olahan ikan. Sebab, binatang air tersebut memiliki kandungan gizi yang tinggi. Harganya pun terjangkau dan bahannya mudah didapat.

Parajuri berasal dari kalangan profesional. Mereka dari The Sages Institute dan Universitas Ciputra. Kurasi rasa hingga penyajian menjadi poin penilaian.

Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani menambahkan, pihaknya akan menggandeng peserta untuk menularkan ilmunya. Yakni, mengajari warga lain untuk mengolah ikan dengan cara yang berbeda. “Kami akan menjadikan teman-teman itu sebagai narasumber. Mentransfer ilmunya dan menyosialisasikan kepada yang lain bagaimana cara mengolah ikan. Dari yang tidak suka ikan, kemudian gemar makan ikan karena olahannya tidak bau amis dan enak,” tuturnya.

Lomba itu sekaligus bertujuan membangkitkan kunjungan ke SIB. Tidak hanya menyuguhkan kuliner khas ikan, tempat itu pun bisa digunakan untuk mengadakan event yang menarik. “Memang yang kami canangkan seperti itu. Keberadaan SIB bisa dimanfaatkan sekaligus memberikan dampak untuk pelaku usaha di sini.” (gal/c12/dio)

 

Sumber: Jawa Pos. 25 Juni 2021. Hal. 17.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *