The Literacy Hero: Oei Him Hwie

Pahlawan tidak harus selalu memegang senjata, berjuang untuk berkontribusi bagi negeri melalui kecintaannya pada dunia literasi pun layak disebut pahlawan.

Pecinta sastra Indonesia pasti sudah familiar dengan novel tetralogi Bumi Manusia. Novel ini menjadi karya Pramoedya Ananta Toer paling terkenal yang dihasilkan pada saat diasingkan ke Pulau Buru. Di Pulau Buru, Pram bertemu dengan sesama tahanan, yang lebih dulu bebas pada 1978 dan diberikan titipan tulisan tangan Pram di kertas kantong semen, membawa tetralogi tulisan otentik milik Pram.

Tapi kalian tau gak sih siapa sosok kepercayaan Pramoedya Ananta Toer untuk menyelundupkan naskah asli novel tersebut?

Ia adalah Oie Hiem Hwie. Seorang mantan jurnalis yang dekat dengan sosok Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno. Tak disangka kedekatannya dengan Bung Karno justru membuat Oie Hiem Hwie mendekam selama 13 tahun di bui. Pada 1978 Hwie bebas, namun ia tidak bisa kembali menjadi seorang wartawan karena statusnya.

Kisah perjumpaan Oie Hiem Hwie dengan Haji Masagung, menjadi awal pendirian sebuah Perpustakaan bernama Medayu Agung di Kota Surabaya.

Ikuti kisah perjuangan dan pengabdian Oie Hiem Hwie menjaga sejarah bangsa di seri “The Literacy Hero” UC Library ini.

Selamat Hari Pahlawan!

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *