Terpenting, Tujuan Belajar Offline Tercapai. Surya. 6 Agustus 2020. Hal.3. Lucky Cahyana Subadi. TLC

SURABAYA, SURYA Dinas Pendidikan Kota Surabaya sedang simulasi pembelajaran tatap muka untuk tingkat SMP. Terkait hal itu, pakar pendidikan dari Universitas Ciputra Surabaya, Lucky Cahyana Subadi mengatakan, apapun bentuk pembelajarannya harus mengutamakan kesehatan, keamanan dan perencanaan mengajar.

“Ini bukan perkara melakukan pembelajaran online atau offline, tetapi bagaimana pengajar atau fasilitator membuat rencana dan strategi pembelajaran yang kondusif dan aman untuk mencapai tujuan belajar,” kata Lucky, kepada Surya, Rabu (5/8).

Ia, yang juga Kepala Teaching Learning Innovation Centre (TLIC) Universitas Ciputra Surabaya ini menyarankan, agar sekolah jauh-jauh hari mulai merancang metode pembelajaran offline, sehingga siswa bisa belajar secara aman, tujuan belajar tercapai dan terpenting sekolah tak berisiko menjadi cluster baru penyebaran covid-19.

Jadi, lanjutnya, bukan hanya persoalan protokol kesehatan yang harus dilakukan, namun bagaimana mengimplementasikan rencana pembelajaran dalam proses mengajar yang efektif.

“Dalam pembelajaran tatap muka, sekolah harus mampu merancang penugasan dan penilaian yang benar benar bermakna dan melatih kompetensi siswa,” tegas Lucky.

Namun, ia tak menampik, bahwa pembelajaran tatap muka akan sangat membantu para siswa dalam melatih kompetensi diri contohnya kegiatan praktikum atau kegiatan interaktif lainnya. (zia)

 

Sumber: Surya. 6 Agustus 2020. Hal. 3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *