Telunjuk Mulai Mengarah ke Segmen Pasar Potensial. Kontan. 30 Januari 2021.Hal.8

Ratih Waseso Aji

Telunjuk.com, startup yang memberi informasi perbandingan harga ke pebisnis online, mulai merambah ke layanan informasi pasar. Hasilnya tergolong positif, dan kini mereka berupaya menambah fitur anyar lagi di platformnya.

Memanfaatkan peluang bisnis menjadi salah satu cara untuk bisa memperluas ekspansi bisnis. Langkah inilah yang dilakukan oleh startup Telunjuk.com.

Platform yang awalnya menyediakan layanan pembangding harga bagi para penjual online ini justru melihat peluang bisnis lainnya. Yakni, sebagai penyedia informasi soal data-data bisnis di pasar online yang bisa menjadi rujukan bagi pebisnis daring.

Layanan tersebut bernama Compas.co.id, yang meluncur Juni tahun lalu atau di tengah pandemi virus korona baru. Lewat fitur ini, pebisnis online bisa membaca gambaran pasar dari usahanya. Contoh, seberapa besar kue pasar online dan siapa saja pesaingnya.

“Lewat data yang tersaji juga bisa membuat segmen pasar baru, seperti seberapa besar market untuk produk minuman kopi satu liter, termasuk juga para pesaingnya,” kata Hanindia Narendrata, Chief Executive Officer dan Co-Founder Telunjuk.com, saat kunjungan virtual ke redaksi KONTAN, belum lama ini.

Tujuh bulan setelah peluncuran, kini Compas.co.id sudah memiliki tujuh klien yang menggunakan layanannya. Ketujuh klien itu adalah Abbott, Vita Flow, TP Link, PapaMama, Orami, Wyeth, dan Meadjohnson.

Saat ini, Compas.co.id masih fokus di kategori fast moving consumer goods (FMCG). Rencananya, di kuartal satu tahun ini, Compas.co.id akan mulai merambah kategori ponsel. Tujuannya, tentu saja untuk memperluas segmen pasar. Kemudian, di setiap kuartal mendatang, targetnya ialah ada tambahan kategori bidang bisnis lainnya.

Maklum, semakin banyak klien, tentu bakal membuat pundi-pundi Compas.com semakin bertambah banyak. Sebab, setiap klien yang memanfaatkan layanan data dari Compas.co.id bakal dikenakan biaya sekitar Rp 15 juta per bulan.

Hanya, untuk sementara, kontribusi pendapatan dari Compas.co.id memang belum signifikan ketimbang yang didapat dari Telunjuk.com. Namun, Hanindia berharap, secara perlahan kontribusi bisnis dari Compas.co.id bisa semakin signifikan.

Supaya target tercapai, fitur-fitur yang ada di Compas.co.id bakal terus dikembangkan. Misalnya, rencana membuat fitur price monitoring. Fitur ini bisa membantu pebisnis online memantau pergerakan harga dari para kompetitor.

Ada lagi fitur yang akan membantu penjual online melakukan audit kepada pihak ketiga yang membantu penjualan produknya secara daring. Jadi, si pemilik brand bisa mengecek kerja dari pihak ketiga tersebut.

Nah, dengan rencana bisnis itu, Hanindia menargetkan, bisa meraup 60% dari total 9.000 perusahaan FOMG di Indonesia yang sudah melaksanakan penjualan secara online. Supaya target tersebut tercapai, Telunjuk.com tengah menjajaki kerjasama dengan investor untuk bisa menginjeksi modal ke startup ini.

 

Sumber: Kontan, 30 Januari 2021

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *