Tak Menyangka Bakal Ramai_Bantu UKM Baru Mendesain Produk Selama Pandemi. Jawa Pos. 16 Juli 2020. Hal.24. Akbar. Alumnus DKV

Bantu UKM Baru Mendesain Produk Selama Pandemi

SURABAYA, Jawa Pos – Bermula dari banyaknya usaha kecil yang bermunculan di tengah pandemi, Anugerah Akbar Perkasa merasa tergerak membantu mereka. Mengusung konsep bantuan desain gawe UKM (bandeskem), alumnus DKV Universitas Ciputra itu membantu para UKM untuk membuat logo, mendesain kemasan, hingga rebranding. Tujuannya sederhana, ingin para pelaku UKM mempunyai value untuk bersaing. Terlebih di tengah pandemi seperti sekarang.

Dia baru memulai gerakan sosial tersebut awal Juli ini. Namun, dia tidak menyangka gerakan itu disambut positif para pelaku UKM. “Awalnya, aku nggak ngasih slot di awal sampai berapa. Tapi, ternyata yang masuk sampai 16 orang. Jadi cepat-cepat aku tutup buat bulan ini,” jelasnya saat dihubungi kemarin (15/7).

Karena mengerjakan semua sendiri, Akbar mengaku akan membatasi pennintaan yang masuk dengan slot tertentu ke depan. “Mungkin 5-8 brand saja tiap bulan,” tuturnya. Hal itu dilakukan agar dia bisa memberikan hasil yang berkualitas untuk para pelaku UKM yang baru menjalankan usaha.

Dalam gerakannya itu, dia juga memberlakukan beberapa peraturan. Karena lebih bersifat sosial dengan mematok harga yang jauh dari harga sebenarnya, dia hanya akan memberikan slot untuk mereka yang benar-benar dari UKM kecil. “Kemarin ada beberapa dari korporat juga ingin masuk di slot bandeskem. Saya jelaskan terus terang bahwa gerakan tersebut hanya untuk para UKM kecil, yang benar-benar baru mau mulai atau nol putul mau usaha,” ungkapnya.

Selain membantu dalam proses desain, Akbar memberikan edukasi soal bagaimana seharusnya pesan dalam desain bisa tersampaikan sesuai dengan produk. “Misalnya, kalau ada klien yang memang nggak tahu apa yang mereka inginkan dalam desainnya, kita nggak boleh lepas tangan begitu aja. Ini juga jadi tanggung jawab sebagai desainer untuk mengedukasi,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, yang paling enak memang sudah mempunyai briefjelas untuk desain produk mereka. “Beruntung lagi kalau mereka sudah sedikit tahu soal ilmu desain. Misalnya, wama yang tepat untuk desainnya,” katanya. Namun, jika mereka belum menemukan titik terang, Akbar mengalcu akan setia membantu. Terlebih, dia juga memberikan beberapa pilihan desain dan slot untuk revisi meslcipun konsep bandeskem adalah kegiatan sosial. (ama/c20/11a)

 

 

Sumber: Jawa Pos. 16 Juli 2020. Hal. 24

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *