Seperti Mimpi Jadi Nyata

Aksesoris seperti anting, hair piece, dan gelang berbahan emas, perak maupun tembaga, mungkin sudah biasa. Namun, aksesori berbahan dasar akrilik dan bisa glow in the dark alias bersinar di tempat gelap sepertinya belum banyak.

Inovasi itu diciptakan Titisari (20), mahasiswa Fashion Design Business Universitas Ciputra (UC). Karyanya itu, ‘Monstera in the Dark’, berwarna hijau, persis seperti tumbuhan monster yang sedang hit.

“Karya ini terinspirasi dari daun montera yang merupakan tanaman tropis, saya mencoba mengaplikasikan bentuk daun yang estetik pada desain aksesoris, seperti hairpieces, anting, gelang dan brooch,” ungkap gadis kelahiran 1 Juli 1998.

Karya dara cantik ini mampu menembbus 10 besar ajang Lomba Perancang Aksesoris (LPA) 2018. Bahkan, karyanya dipakai model yang melenggang pada catwalk di ajang Jakarta Fashion Week (JFW), Oktober lalu.

Perancang muda yang akrab dipanggil Titi ini mengaku, sangat bangga karyanya bisa disejajarkan dengan perancang lain di JFW 2018. “Ini seperti mimpi menjadi nyata. Dulu padahal saya cuma pingin lihat Jakarta Fashion Week secara langsung. Bukan sampai ikut runway,” ujarnya.

Dukungan yang kuat dari kampus, mendorong Titi untuk tidak hanya menghadiri acara, tetapi bisa mempresentasikan karyanya.

 

Dalami Fashion Aksesori

Seperti namanya yang diberi embel-embel, in the dark, aksesori buatannya itu bisa bersinar di tempat gelap. Menggunakan bahan utama akrilik, Titi mewarnai dengan cat mobil yang dicampur fosfor.

Ia mengaku, butuh bantuan teman saat pewarnaan. Teknik yang digunakannya adalah airbrush. “Jadi pas saya nyemprot, teman saya yang bagian ngaduk. Karena memang harus diaduk terus saat penyemprotan. Kalau nggak gitu fosfornya bakalan mengendap di bawah,” terang Titi.

Pengalaman Titi selama di Jakarta Fashion Week 2018 semakin memberikan semangat untuk mendalami dunia fashion di bidang aksesori. Ke depan, target market untuk aksesori ini, anak-anak muda yang suka acara night live music outdoor atau night party. (ovi)

Sumber: Surya. 28 November 2018. Hal.9 dan 12.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *