Senam untuk Turunkan Risiko Preeklamsia. Jawa Pos. 23 Juni 2019.Hal.19. Rifka Irhamma-Kella Adilla Pramesthi-Yuman Arya Nasrullah_MED

Surabaya – tingginya angka kematian ibu hamil di Indonesia menghilhami tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Ciputra (UC) untuk melakukan penelitian. Mereka lantas menemukan cara alternative untuk mencegah kejadian tersebut lewat sebuah gerakan senam.

Tiga mahasiswa tersebut ialah Rfka Irhamna, Xela Adilla Pramesti, dan Yuman Arya Nasrullah. Rifka danXela merupakan mahasiwa semester VI. Sementara itu, Yuman masih duduk disemester IV. Dalam penelitian tersebut, ketiganya mengambil sampel 100 kasus kematian ibu hamil disalah satu rumah sakit di Surabaya.

Dari 100 kasus kematian ibu hamil itu, ternyata 65 persennyaterjadi pada perempuan yang baru pertama mengalami kehamilan. Temuan selanjutnya, kasus tersebut dialami perempuan usia 35 tahun keatas.

Ternyata, factor penyebabnya banyak dan saling berkaitan. Misalnya, factor social budaya. Mereka menemukan beberapa kasus yang disebabkan pihak perempuan menunda kehamilan.

Atas temuan itu, mereka lantas meneliti cara menurunkan risiko preeklamsia pada perempuan hamil. Tia mahasiswa itu merancang senang ringan untuk menurunkan risiko gejala preeklamsia agar tidak akut dan menjadi eklamsia. “gerakan senam tersebut simple dan bisa dilakukan di mana saja. Bisa sendiri maupun bersama-sama,” tutur Xela Adilla Pramesthi.

Sumber: Jawa Pos. 23 Juni 2019

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *