Sejak 1927, Kantor PMK di Jalan Pasar Turi (9)_Alas di Lantai Dua Menggunakan Kayu. Radar Surabaya. 19 September 2020. Hal.3. Library

“Saat memasuki gedung De Brandweer terdapat bangunan tingkat 2 yang digunakan pos peristirahatan oleh petugas pemadam saat menunggu informasi kebakaran. tangga yang terbuat dari kayu untuk sampai ke lantai dua pun terlihat masih kokoh. bahkan lantai dasar di lantai 2 pun menggunakan kayu juga,” ujar Rahmat Sudrajat 

Salah satu petugas mempersilahkan radarsurabaya masuk untuk melihat ke atas bangunan lantai 2 saat berada di atas terlihat ada lubang yang di tengahnya ada besi memanjang.

Konon besi yang kata orang Jawa merupakan plusutan (perosotan) digunakan untuk lalu lintas petugas saat kondisi darurat adanya kebakaran titik dn itu sudah ada sejak tahun 1927.

Setiap petugas De Brandweer juga wajib untuk berani melintasi besi tersebut, pasalnya apabila turun menggunakan tangga butuh waktu yang lama.

Menurut Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika, besi di lantai dua tersebut juga mengalami revitalisasi, karena melihat dari kondisi besinya yang terlihat masih baru.

“Memang dulu ada besi untuk turunnya petugas ke bawah agar cepat, tapi sepertinya ada perubahan besinya,” katanya.

Kayu di lantai 2 pun juga terpasang sejak dahulu. konon kayu tersebut merupakan kayu jati. Di bagian ruangan di lantai dua juga terdapat dua ruangan yang terbuat dari kayu.

“Mungkin dulu Belanda menggunakan kayu agar kondisi dalam tidak lembab sama seperti bagian atas depan yang terbuat dari kayu,” terangnya.

Chrisyandi menuturkan, bangunan De Brandweer memang dibuat terbuka dan meninggi agar sirkulasi udara masuk dan terjaga dari kelembaban. “Kalau  lembabkan rawan juga terbakar, jadi selain itu juga untuk mengeringkan kan beberapa alat pemadam, seperti selang atau baju pemadam agar kering,” katanya. (bersambung/nur)

 

Sumber: Radar Surabaya. 19 September 2020. Hal. 3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *