Sejak 1927, Kantor PMK di Jalan Pasar Turi (8)_Menara Belakang Dulu Digunakan untuk Latihan Flying Fox. Radar Surabaya. 17 September 2020. Hal.3,7. Library

“Gedung pemadam kebakaran di Pasar Turi Dari dahulu hingga saat ini tak ada berbeda permanen dengan batu bata. Gaya bangunan yang terbuka sehingga memudahkan untuk mobilitas bagi kendaraan pemadam dan pasukan pemadam saat terjadi kebakaran,” ujar Rahmat Sudrajat 

Menurut Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika, gaya arsitektur bangunan markas pemadam kebakaran yang terletak di Pasar Turi tersebut nampaknya dirancang oleh arsitek yang terkenal, yaitu G. C. Citroen sekitar tahun 1881-1935.

“Arsitek itu yang merupakan arsitektur Belanda yang bekerja selama 13 tahun di Amsterdam, termasuk juga bangunan Balai Kota yang selesai dibangun tahun 1925, dia juga yang merancangnya,” katanya kepada Radar Surabaya.

Di belakang gedung terdapat tower atau menara yang konon untuk sirine ketika ada kondisi darurat. kini tower tersebut sudah tidak berfungsi lagi. “Kalau saya lihat tower itu sudah mengalami perubahan dilihat dari besinya. dulu juga digunakan untuk latihan terjun (flying fox) para petugas saat hendak memadamkan api,” terangnya.

Namun sekarang tower tersebut digunakan petugas pemadam kebakaran untuk menjemur selang pemadam.

Selain itu, adanya lorong yang panjang dulu juga untuk lalu-lalang para petugas. kelereng tersebut di sisi Timur gedung. “Tapi kini dirombak sebagian untuk penjagaan yang ada di depan,” imbuhnya.

Pada awal Belanda datang ke Surabaya di dalam Staatsblad ( semacam peraturan pemerintah) Nomor 149 Tahun 1906 pasal 3 dijelaskan mengenai tugas pertama dewan Kota Surabaya yakni pemeliharaan, perbaikan, renovasi dan pembaharuan, yang salah satunya mengenai De Brandweer Surabaya. Dalam pasal 5 dijelaskan pula bahwa De Brandweer mempunyai tempat rumah sementara terletak di daerah Simpang nomor 1-5 (sekarang sebelah utara Surabaya Plaza Jalan Pemuda).

“Dulu juga ada tempat sementara pemadam kebakaran di Pasar Besar. Kondisi bangunan markas De Brandweer Pasar Besar merupakan bangunan semi permanen, hanya terbuat dari gedhek (anyaman bamboo. Red),” pungkasnya. (bersambung/bur)

            Sumber: Radar Surabaya. 17 september 2020. Hal. 3,7

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *