Sejak 1927, Kantor PMK di Jalan Pasar Turi 6_Alat Pemadam Lebih Moderen karena Banyak Gedung dan Pemukiman. Radar Surabaya. 15 September 2020.Hal.3,7

Selama bertahun-tahun Dinas Pemadaman Kebakaran tumbuh di Surabaya. Akhirnya pada tahun 1906, dinas ini ada di bawah kepemimpinan Pemerintah KOtapraja. Alat yang digunakan pun menjadi lebih modern. Tidak lagi menggunakan alat pemadam yang manual, yang merepotkan pasukan brandweer.

Menurut Pustakawan Sejarah Chrisyandi Tri Kartika, saat itu sudah mulai banyak didirikan bangunan bertingkat seperti perkantoran, gudang, industri hingga pemukiman penduduk sehingga berpotensi terjadinya kebakaran. “Maka solusi mengatasi api diperlukan dengan penempatan alat-alat yang lebih modern,” katanya Senin (14/9).

De BrandweerJuga melakukan pembelian mobil pemadam kebakaran brend shand mason dengan kapasitas 2000 L per menit yang menghabiskan dana sebesar f 23.720. “Mobil Itu dibeli tahun 1915 kemudian beli mobil lagi dari perusahaan Ahrend Fox yang menghabiskan dana sebesar f 3500 pada tahun 1917,” terangnya.

Untuk menjangkau Sumber Api saat kebakaran di gedung-gedung tinggi, De Brandweer  juga membeli mobil tangga mekanik tahun 1925 dengan biaya sebesar f 15.000. ketika itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran wajib melakukan pengawasan dan perawatan terhadap alat-alat pemadam yang baru. “Petugas pribumi juga dilatih melakukan penyemprotan,” imbuhnya.

Saat tahun itu banyak perbaikan terhadap pengelolaan peralatan dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran di Surabaya. “Keperluan mengenai pembiayaan dana mulai dari perbaikan sarana dan prasarana hingga pembelian peralatan baru dibiayai oleh pemerintah Gementee Surabaya,” pungkasnya. (*/nur/bersambung)

             Sumber: Radar Surabaya. 15 September 2020. hal. 3,7

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *