Sejak 1927, Kantor Dinas PMK di Jalan Pasar Turi (24-Habis)_Bangunan Lantai 2 Beralas Kayu biar Tak Lembap. Radar Surabaya. 6 Oktober 2020. Hal.3. Library

Bangunan kantor de Brandweer di Pasar Turi bergaya arsitektur khas zaman kolonial. Bangunan tersebut dirancang oleh arsitek terkenal G. C. Citroen (1881-1935) yang makamnya ada di Taman Ereveld, Kembang Kuning, Surabaya. Arsitek Belanda kelahiran Amsterdam ini juga yang mendesain kantor Balai Kota Surabaya yang konon masih setengah jadi pada 1925,” Rahmat Sudrajat

             BANGUNAN kantor de Brandweer te Soerabaja dibangun berlantai dua. Di lantai dua masih menggunakan alas atau lantai yang terbuat dari kayu sebagai pelapis beton cor. Konon, kayu tersebut merupakan kayu jati tua. Di bagian ruangan di lantai dua juga terdapat dua ruangan yang terbuat dari kayu.

“Mungkin dulu Belanda menggunakan kayu agar kondisi di dalam bangunan tidak lembap. Sama seperti bagian atas depan yang dibuat dari kayu,” terang pustakawan sejarah asal Universitas Ciputra Surabaya, Chrisyandi Tri Kartika.

Lanjut Chrisyandi, bangunan kantor de Brandweer memang dibuat terbuka dengan plafon atap yang tinggi. Tujuannya agar sirkulasi udara lebih lancar dan terjaga dari kelembapan udara iklun tropis. “Kalau lembab rawan juga terbakar. Selain itu juga untuk mengeringkan beberapa alat Pemadam seperti selang atau baju pemadam agar cepat kering,” katanya.

Untuk mencapai lantai dua itu, juga terdapat tangga yang terbuat dari besi. Bangunan di lantai dua ini digunakan untuk pos peristirahatan oleh para petugas pemadam saat menunggu informasi adanya kebakaran. Jika terjadi kebakaran, maka mereka harus siap turun cepat ke lantai satu dimana telah siap peralatan pemadam dengan prosotan memakai tiang besi.

Dengan komandan baru J. van Cleves yang resmi menggantikan P.J de Vries sejak tanggal 27 Maret 1927, de Brandweer menempati markas barunya di Jalan Pasar Turi. Sejak dipegang bos baru J. van Cleves itu pula, terjadi restrukturisasi pegawai di kantor Brandweer. (*/jay)

 

 

Sumber:  Radar Surabaya. 6 Oktober 2020. Hal. 3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *