Seberapa Bahayakah Ganja?

Ganja adalah obat penenang yang terbuat dari daun rami. Disebut obat penenang karena ganja dapat mempengaruhi sistem saraf dengan memperlambatnya. Dirangkum dari berbagai sumber, zat tetrahydrocannabinol (THC) dikatakan sebagai salah satu dari 400 bahan kimia yang dapat menyebabkan perubahan suasana hati.

Namun, ganja termasuk dalam daftar obat-obatan terlarang, dan penggunaan serta peredarannya diatur oleh undang-undang. Meski termasuk narkoba, ganja tidak disebut narkoba. Dia lebih dalam jajaran sejenis narkotika.

Dan perlu kalian tahu gengs, baru-baru ini salah satu artis Indonesia, Rizky Nazar ditangkap terkait kasus Narkoba! Siapa sangka Rizky Nazar, yang cukup populer sebagai seorang aktor sinetron dan film, terlibat dalam perkara penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

Beberapa bulan lalu, polres Jakarta Barat juga mengungkap musisi Anji ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Dikabarkan polisi mendapatkan barang bukti berupa ganja di kediamannya di Anji, Kecamatan Cibubur, Jakarta Timur,

Biasanya, ganja dikonsumsi dalam bentuk rokok atau langsung dimakan. Yang lain mencampurnya dengan alkohol dan/atau jenis anestesi lainnya. Lalu, seberapa bahayakah ganja?

Berikut bahaya dari si ganja tersebut.

  1. Halusinasi dan hilang kendali

Ini adalah efek ganja yang paling dikenal luas. Merokok ganja dapat menyebabkan halusinasi, euforia, dan kehilangan kendali. Inilah mengapa ganja dilarang, karena sangat berbahaya, terutama bagi kaum muda.

  1. Menyebabkan kecanduan

Meski sebagian orang meragukannya, ganja tetap mengandung zat adiktif yang bisa menyebabkan ketergantungan. Bahkan jika Anda terus mengkonsumsinya setiap hari, itu dapat menyebabkan overdosis.

  1. Masalah paru-paru

Pengguna ganja akan menghadapi masalah paru-paru, terutama masalah pernapasan. Mengkonsumsi tiga atau empat puntung ganja sama berbahayanya dengan mengonsumsi 20 puntung rokok. Steadyhealth melaporkan bahwa ganja dianggap menyebabkan masalah paru-paru lebih mudah daripada rokok.

  1. Terganggunya sistem produksi

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pria yang merokok ganja dapat mengurangi jumlah sperma. Pada wanita, siklus menstruasi akan menjadi tidak teratur.

  1. Sakit jiwa

Dalam kasus yang paling parah, karena kehilangan kendali atau halusinasi, penggunaan ganja yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan mental.

  1. Masuk penjara

Karena ganja ilegal, pengguna ganja akan ditangkap dan diproses hukum. Hukumannya bagi yang kedapatan memiliki ganja dapat dituntut penjara minimal empat tahun.

Gimana gengs? Cukup menakutkan bukan efek dari si ganja ini? So, jangan pernah untuk sekadar coba-coba ya… karena sekali saja kamu mencicipinya, bakal kecanduan loh…

 

Daftar Pustaka

Indra, Rahman (2017, September 10) Mengenali 7 Manfaat dan Bahaya Ganja. Cnnindonesia.com. Diakses pada https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170810210851-255-233888/mengenali-7-manfaat-dan-bahaya-ganja. 21 Juni 2021

Aprilia, Fitrina (2019, Agustus 20). Alasan Mengapa Ganja Dilarang Dikonsumsi. Halodoc.com. Diakses pada https://www.halodoc.com/artikel/alasan-mengapa-ganja-dilarang-dikonsumsi. 21 Juni 2021.

CNN Indonesia (2020, December 4). Manfaat dan Bahaya penggunaan Ganja untuk Kesehatan. Cnnindonesia.com. diakses pada https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201204064222-255-577818/manfaat-dan-bahaya-penggunaan-ganja-untuk-kesehatan. 21 Juni 2021.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.