Perlu Pengingat Agar Tidak Telat. Jawa Pos. 25 Juni 2021. Hal.15. FIK. Salmon Charles P

SURABAYA, Jawa Pos – Masih banyak pasien spesialis kandungan yang menunda kunjungan ke dokter atau klinik. Hal tersebut memang dipengaruhi rasa cemas dan takut akibat pandemi. “Memang kita menemukan adanya pasien yang pengobatannya jadi lebih lambat,” ucap dr Salmon Charles Pardomuan Tua Siahaan SpOG.

Kasus yang ditemukan tidak didominasi salah satu penyakit. Charles mengatakan, memang banyak pasien dengan tumor kandungan atau gangguan menstruasi yang menunda kunjungan. “Padahal, seharusnya begitu ada gejala, langsung ke dokter saja,” tuturnya. Hal tersebut dilakukan supaya gejala bisa segera ditangani dan kelainan tidak membesar.

Charles mengatakan, komunikasi antara pasien dan dokter juga harus terbangun. Pasien yang terbuka dengan kondisinya tentu memudahkan penanganan. “Pada kasus tertentu, secara telekonsul sudah bisa ditangani,” sambungnya. Misalnya, kasus gangguan menstruasi tertentu masih bisa diterapi dengan pemberian obat tanpa harus tatap muka.

Jika penanganan harus dilakukan dengan pertemuan langsung, Charles menekankan pasien tetap harus tepat waktu. Dokter dan pihak klinik juga memastikan protokol kesehatan ditaati untuk meminimalkan kemungkinan persebaran virus. “Sekarang RS atau klinik juga mulai mengingatkan pasien untuk taat jadwal kontrol,” tuturnya. Menurut dia, pengingat tersebut cukup berdampak pada kunjungan pasien setelah setahun pandemi berlangsung.

Pengingat dikirim H-1 jadwal kunjungan. Jika pada hari H pasien tidak datang, ada pihak RS atau klinik yang menanyakan ketidakhadiran. “Jadi, proaktif juga dari RS-nya. Itu memudahkan dokter,” imbuhnya. (dya/c7/ady)

 

Sumber: Jawa Pos. 25 Juni 2021. Hal.15.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *