Menelusuri Sejarah Kawasan Krembangan Sebagai Bagian Europeesche Wijk (4)_Pertumbuhan Jumlah Penduduk Berakibat Munculnya Kelas. Radar Surabaya, 23 Juni 2020. Hal. 3. Chrisyandi. Library

“Jumlah masyarakat Eropa di Surabaya mulai 1813 hingga 1890 terus mengalami peningkatan. Jika 1813 tercatat hanya 307 masyarakat Eropa, namun 1890 menjadi sebanyak 7.500 orang. Namun pertambhan jumlah penduduk Eropa ini justru membuat perbedaan kelas,” Mus Purmadani

Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya Chrisyandi Tri Kartika mengatakan, berdasarkan buku Oud Surabaya menyebutkan tahun 1860 hingga 1870 terdapat kelas menengah. Yakin anggota golongan kelas menengah ini merasa terikat dengan golongan yang lebih rendah dari mereka. Selain itu mereka juga merasa tidak betah dengan dunia aparat, industrialisasi maupun perdagangan.

“Sehingga lama-kelamaan orang-orang Eropa di kota ini membuat komunitas sendiri, ini tidak pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya kepada Radar Surabaya.

Chris menambahkan, masyarakat Eropa yang lahir di Surabaya (Hindia-Belanda) disebut sebagai berdarah murni, sedangkan yang lahir diluar Surabaya disebut keturunan Eropa. “Lama kelamaan masyarakat di Hindia Belanda ini menjadi heterogen, ada Pecinan bahkan Melayu. “Pada masa pemerintahan kolonial, maka dibentuklah hak istimewa untuk menghindar konflik antar etnis, maka ditunjuklah tempat pemukiman Pencinan untuk orang-orang Tionghoa dan Kampung Melayu untuk masyarakat Melayu,” katanya.

Lebih lanjut Chris mengatakan, hak-hal istimewa ini sangat berpengaruh terhadap pola pemukiman di Kota Surabaya (Hindia-Belanda) saat itu. Menurutnya saat itu pemukiman yang terbagi berdasarkan ras/ etnis ini terbagi menjadi tiga lapisan.

“Lapisan pertama dihuni oleh orang-orang Eropa. Lapisan kedua dari orang Tionghoa, Arab, dan India. Sedangkan lapisan ketiga adalah orang pribumi,” ungkapnya. (bersambung/nur)

 

Sumber: Radar Surabaya. 23 Juni 2020. Hal. 3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *