Menelusuri Riwayat Jalan Kepanjen (3)_Terdapat Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria. Radar Surabaya. 12 Juni 2020. Hal.3. Library. Chrisyandi

“Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria yang ada di Jalan Kepanjen merupakan gereja tua yang ada di Kota Surabaya. Gereja ini dibangun pada 12 April 1889,” Moh. Mahrus.

Pustakawan Universitas Ciputra Chrisyandi Tri Kartika mengungkapkan, pembangunan Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen dimhlai pada tanggal 12 April 1899. Ditandai dengan pemasangan paku bumi atau tonggak. “Peletakan batu pertama pada tanggal 19 Agustus dilakukan dengan upacara gerejawi,” ujar Chrisyandi kepada Radar Surabaya.

Dia menambahkan, untuk ukuran tonggak (tiang) dengan panjang 13 sampai 14 meter. Ditancapkan ke tanah sebanyak 790 tonggak.

Chrisyandi menuturkan tasfiran biaya pembangunan sebesar 95.000 gulden untuk gedung gereja, 10.000 gulden untuk menara, dan 60.000 gulden untuk pondasi. “Gereja itu dibangun oleh arsitek W Westmas,” sambungnya.

Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria adalah gereja kedua. Gereja yang pertama dibangun di Jalan Roomsche Kerk Straat (Jalan Cendrawasih). “Gereja pertama bergaya neo ghotic,” sebutnya.

 Lebih lanjut Chrisyandi menyembutkan, gereja mulai diresmikan pada tanggal 5 Agustus 1900. Gedung gereja tersebut diberkati oleh Mgr. Edmundus Sybranus Luypen tepat pukul 08.00. (bersambung/nur)

 

Sumber: Surya. 12 Juni 2020. Hal. 3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *