Menelusuri Riwayat Jalan Kepanjen (1)_Dahulu Bernama Tempel Straat Menjadi Kawasan Kerohaniahan. Radar Surabaya. 10 Juni 2020. Hal.3. Chrisyandi. Library

“Jalan Kepanjen dahulu bernama Tempel Straat. Jalan tersebut menjadi kawasan kerohaniahan dan pendidikan di Kota Surabaya. Jalan ini masuk dalam wilayah Kelurahan Krembangan Selatan, Krembangan, Surabaya,” Rahmat Sudrajat.

Pustakawan Universitas Ciputra Chrisyandi Tri Kartika mengatakan, senelhm dinamakan Jalan Kepanjen, jalan tersebut pada masa kolonial bernama Tempel Straat. “Aktivitas zaman dahulu di Jalan Kepanjen lebih banyak kegiatan kerohanian dan pendidikan,” ujarnya kepada Radar Surabaya.

Menurut dia, kerohaniahan maksudnya adalah adanya Stasi pertama di Surabaya didirikan oleh imam Katolik pertama yang mendarat di Surabaya yaitu Pastor Hendricus Waanders, Pr.

Sedangkan rekannya, yaitu Pastor Philipus Wedding,Pr. ternyata ditugaskan ke Batavia (Jakarta). Kesatangan kedua Pastor tersebut, lanjut Chrisyandi, pada 12 Juli 1810.

Dijelaskan Chrisyandi, kawasan Jalan Kepanjen hingga saat ini masih berdiri sekolahan, panti asuhan dan gereja. “Daerah sana dahulu banyak dihuni oleh orang-orang Eropa,” katanya.

Jalan Kepanjen sendiri menghubungkan Jalan Sikatan dengan Jalan Kebonrojo. Membentang dari utata ke selatan. Memiliki panjang kurang lebih sekitar satu kilometer. (bersambung/nur)

 

Sumber: Radar Surabaya. 10 Juni 2020. Hal. 3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *