Memahami Pentingnya Keluarga dari Drakor Record of Youth

Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan anaknya. Mulai dari kecil, tentu orangtualah yang pertama kali menjadi sosok model yang selalu kita bangga-banggakan dan selalu kita ikuti. Namun sadar atau tidak disadari ternyata masih banyak orangtua yang malah ingin untuk “memiliki” anaknya sepenuhnya. Hal ini menjadikan anak tersebut tidak memiliki hak dalam memilih maupun menentukan hidupnya. Mungkin memang hal ini seringkali tidak disadari oleh para orangtua, terlebih dikarenakan mereka mengira bahwa anaknya masih belum terlalu dewasa untuk berpikir sendiri. Pola asuh seperti ini tercermin pada salah satu drama Korea yang berjudul Record of Youth ini. Drama yang ditayangkan pada September hingga Oktober 2020 ini sempat menarik perhatian banyak penontonnya. Record of Youth ini sendiri bercerita mengenai kehidupan Sa Hye Jun (Park Bo-Gum) yang memiliki cita-cita sebagai seorang aktor. Ditemani oleh Won Hae-Hyo, (Byeon Woo-Seok) temannya yang juga sudah terlebih dahulu bergelut di dunia acting. Won Hae-Hyo sendiri terlahir dari keluarga yang kaya raya dan kariernya sebagai seorang aktor juga mendapat dukungan penuh dari keluarganya. Namun dilain sisi, Won Hae-Na (Jo Yoo-Jung) yaitu adik dari Hae-Hyo selalu mendapat tekanan dari kedua orangtua mereka. Mereka akhirnya bertemu dengan seorang penata rias yaitu An Jeong-Ha (Park So-Dam), seorang perempuan yang hidup serba mandiri dan selalu kesulitan untuk mencari pekerjaan. Meskipun begitu, An Jeong-Ha selalu terlihat ceria dan menyembunyikan perasaan Sukanya terhadap Sa Hye Jun.

Salah satu pola asuh yang salah terlihat ketika Hae-Na meminta izin untuk berpacaran kepada Ibunya namun ditolak dan tidak diizinkan. Oleh sebab itu, Hae-Na akhirnya memutuskan untuk tetap berpacaran secara diam-diam dan selalu menghindari ibunya. Namun ujung-ujungnya, ibu Hae-Na mempergoki dia tetap berpacaran dan akhirnya memberi hukuman kepadanya. Mobil hingga kartu kreditnya-pun disita oleh ibunya untuk menunjukkan bahwa ibunya lebih berkuasa daripada Hae-Na. Hal serupa juga dihadapi Hye Jun yang kariernya tidak pernah diakui oleh keluarganya sendiri. Hye Jun selalu dianggap sebagai beban keluarga walaupun sudah bergelut di dunia industry perfilm an selama 7 tahun. Sebenarnya ada lebih banyak contoh yang dapat kita petik dari film Record of Youth ini. Ibu Hae Hyo yang membelikan followers palsu agar anaknya menang, namun hal ini malah menurunkan mental dari si anak itu sendiri karena rasa malu yang ada. Teman-teman, keluarga memang selalu memberikan kita sesuatu yang mempengaruhi dengan emosional kita. Terkadang memang kita tidak tahu apa yang sebenarnya ada didalam pikiran kedua orangtua kita, namun disini kita harus belajar untuk memilah-milah apakah saran yang diberikan dari orangtua itu juga untuk kebaikan kita atau bukan. Melihat dari akhir cerita dimana Hae-Na yang akhirnya juga mengalah dan meninggalkan pacarnya demi ibunya, dan Hae-Hyo yang akhirnya melihat bahwa keputusan yang dibuat oleh orangtuanya sebenarnya tidak terlalu buruk.

Sifat asuh seperti ini memang tidak sepenuhnya salah, terkadang hal seperti ini juga yang akhirnya akan membuat mental seorang anak menjadi lebih kuat dan lebih mandiri. Ingatkan, seseorang tidak akan berubah jika kehidupan mereka selalu lurus bukan?. Berpikirlah dengan jernih dan bukan dengan emosi sebelum kalian hendak melakukan sesuatu. Jangan sampai gegabah hanya karena emosi sesaat ya teman-teman!. Selanjutnya, kita juga bisa memetik sesuatu dari drama Record of Youth ini. Persaingan dalam dunia kerja dapat kita lihat dari An Jeong Ha dengan seniornya ditempat kerjanya. Kebanyakan persaingan sekarang memang mulai tidak sehat, merekapun melakukan banyak kecurangan dan melontarkan berbagai fitnah kepada lawan mereka. Namun sudah seharusnya kita harus tetap bekerja keras dengan jujur dan giat, karena hal tersebut yang nantinya akan membuat kita lebih unggul dari lawan kita. Jangan pernah menyerah dengan mimpi kalian ya teman-teman!. Memang dalam dunia kerja, banyak sekali percobaan yang akan kita temui, mulai dari penipuan, pilih kasih, dan banyak lainnya. Namun jika kita lihat dari Hye Jun, ia selalu pantang menyerah walaupun tidak mendapat dukungan dari orangtuanya. Berpikirlah optimis bahwa kalian akan sukses dan mimpi kita akan segera terwujud dengan adanya kerja keras yang telah kita berikan!.

 

Daftar Pustaka

Astari, Dini (2020, September 9). 3 Konflik Drama Korea ‘Record of Youth’ ini Cerminan di Kehjidupan Nyata. Insertlive.com. diakses pada https://www.insertlive.com/korea/20200909164343-185-161047/3-konflik-drama-korea-record-of-youth-ini-cerminan-di-kehidupan-nyata/4. 4 Maret 2021.

Pramudhiaz, Endrapta (2021, Januari 26). Record of Youth: Drakor untuk Bahan Renungan Orang Tua. Kompasiana.com. diakses pada https://www.kompasiana.com/endraptaibrahimpramudhiaz4660/600ff5fd8ede481bff0ea413/record-of-youth-drakor-untuk-bahan-renungan-orang-tua?page=2. 4 Maret 2021.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *