Memahami Pentingnya Hak Cipta di Era Digital – iTalk 12 Agustus 2021

Universitas Ciputra, Surabaya- Kebijakan PPKM (Perberlakukan Pembatasan Kegiatan masyarakat) tidak menjadi hambatan untuk bisa menambah wawasan. Perpustakaan Universitas Ciputra mengadakan Innovation Talk atau yang biasa disebut dengan iTalk dengan tema “Copyright in Digital Era” pada Kamis, 12 Agustus 2021 via zoom. Acara tersebut berlangsung selama dua jam yang dimulai pukul 14.00 sampai dengan pukul 16.00. Terbuka untuk umum, iTalk Library Universitas Ciputra dihadiri sekitar 170 lebih peserta.

iTalk library Universitas Ciputra dipandu oleh Raden Panji J. Udik Esbiantoro, S.S sebagai moderator dan staf perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya, dan menghadirkan dua narasumber sebagai pembicara. Narasumber pertama adalah Nugraha Pratama Adhi S.T.,M.HP (Konsultan KI-Sentra Kekayaan Intelektual Universitas Ciputra), dan narasumber kedua adalah Marina Wardaya, S.Sn., MM, M.Des. (Kepala Penerbit UC dan Dosen Visual Communication Design Universitas Ciputra Surabaya).

Materi pertama dibawakan oleh Marina Wardaya mengenai penerbitan buku di Era Digital. Materi yang dibawakan diawali dengan mengenal buku tradisional dan buku digital. Hal ini dikarenakan peserta perlu mengetahui perbedaan antara buku digital dan buku tradisional. Kedua buku jenis buku ini sama-sama dibutuhkan dan memiliki segementasi nya masing-masing. Biasanya buku digital digunakan oleh  kaum milenial. Untuk buku tradisional atau buku cetak biasanya digunakan oleh kaum orang tua.

Buku digital maupun tradisional memiliki kelemahan dan kelebihan. Hal ini dipaparkan di dalam materi yang dibawakan oleh Marina Wardaya. “Membawa buku tradisional biasanya akan lebih fokus dibandingkan dengan buku digital hal ini karena buku tradisional minim akan distraksi, sedangkan buku digital akan lebih banyak distraksi nya. Hal ini tentu saja dikarenakan buku digital dibuka di dalam gadget yang akan membuat kita terdistraksi lebih banyak”, ujarnya. Selain itu, terdapat beberapa materi lain seperti materi ISBN, penerbit Universitas, plagiarisme, dan bahan ajar.

Materi ISBN disampaikan adalah mengenai ISBN pada buku digital (e-book) dan buku cetak. Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai ISBN, buku digital (e-book) dan buku cetak dibahas didalam materi ini. Pertanyaan-pertanyaan tersebut diantaranya seperti mengapa mengapa harus ISBN, mengapa buku dosen tidak ada ISBN nya, nilai buku cetak dan e-book, serta mengapa buku digital (e-book) tetap mahal. Tentunya pertanyaan-pertanyaan ini menjadi hal yang umum ditanyakan oleh pengguna e-book dan buku cetak serta para penulis pemula.

Selain itu, penerbit Universitas (University Publisher), Undang-Undang penerbitan buku di perguruan tinggi dan plagiarisme juga dibahas dalam materi ini.

Materi terakhir dari Marina Wardaya adalah buku dan penerbitan dalam pandangan seorang dosen. Penyampaian materi ini tentunya sangat penting bagi para dosen yang sering menggunakan bahan ajar dengan menggunakan buku cetak maupun buku digital.

Materi ini dibawakan diawal agar peserta dapat mengerti terlebih dahulu mengenai karya tulis buku yang sering digunakan, baik itu tradisional dan digital. Banyaknya buku yang beredar bebas di internet, seringkali digunakan oleh berbagai kalangan termasuk sebagai bahan ajar. Tanpa sadar, nahkan terkadang penggunaan bahan ajar tidak memperhatikan copyright dari buku yang digunakan.

Setelah materi disampaikan, peserta bisa langsung bertanya lewat kolom chat dan moderator akan membacakan pertanyaan setelah materi selesai. Untuk materi kedua, dibawakan oleh Nugraha Pratama Adhi S.T.,M.HP yang memaparkan secara detail mengenai copyright. Materi yang di paparkan adalah mengenai perlindungan hak cipta di era digital.

Tidak hanya menjelaskan hak cipta dan kekayaan intelektual, tabel detail undang-undang hak cipta, merek, desain industri, DTLST, Rahasia dagang dan hak paten juga dibahas dalam materi ini.

Tujuan pemaparan materi ini adalah agar peserta dapat mengenal hak cipta di era digital. Sama seperti narasumber sebelumnya, setelah memaparkan materi, moderator langsung membacakan pertanyaan dari peserta dan langsung dijawab oleh narasumber.

Hal-hal yang dibahas dalam iTalk ini sangat menarik dan sangat berguna bagi peserta yang ingin mengetahui tentang copyright untuk karya tulis nya secara tradisional maupun digital. Terutama, bagi para penulis pemula. Tentunya saat ini, banyak sekali orang yang berlomba-lomba untuk menghasilkan karya, dan banyak pula yang tidak peduli atau kurang memahami tentang copyright (hak cipta).

Semua peserta iTalk akan mendapatkan sertifikat dengan mengisi form absen di akhir acara. Tidak hanya pemaparan materi, library Universitas Ciputra juga mengadakan doorpize bagi pemenang yang aktif bertanya pada saat sesi QnA. Pemenang diumumkan langsung pada diakhir acara.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *