Makna Kehidupan dalam Cerita Drama True Beauty

Penulis: Evan Junior Gunawan

 

True Beauty merupakan drama romance comedy yang dibuat berdasarkan cerita dari serial webtoon populer di Korea, yang mengkisahkan seorang gadis SMA bernama Lim Joo Kyung (diperankan oleh Moon Ga Yeong) yang memiliki masalah kompleks terhadap penampilan wajahnya, sehingga harus terpaksa menerima penolakan dari lingkungan sosial sekitarnya. Adapun Lee Soo Ho (diperankan oleh Cha Eun Woo), dan Han Seo Jun (diperankan oleh Hwang In Yeop) merupakan 2 siswa SMA rupawan yang hadir di dalam kehidupan Im Joo Gyeong ketika pindah ke sekolahnya yang baru. Kemampuan merias wajah yang handal, membuat Lim Joo Kyung berhasil untuk dapat benar-benar memulai langkah hidupnya yang baru sebagai seorang siswi SMA di lingkungan sekolahnya, namun kekahawatiran untuk hidup tanpa riasan wajah menjadi tantangan lain yang harus dihadapi oleh Lim Joo Kyung selama menjalani kehidupannya di sekolah yang baru. Gejolak kisah romantis dengan selingan adegan komedi dalam drama ini disisi lain juga mengandung begitu banyak pelajaran berharga yang dapat diperoleh dan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

 

Inner vs Outer Beauty

Kecantikan seringkali kita nilai sebagai sebuah rupa fisik yang indah dari diri seseorang, namun dalam drama kali ini kita dihadapkan pada 2 pilihan yang menunjukkan perbedaan drastis dari kecantikan fisik (outer beauty) seseorang dengan kecantikan dari karakter dalam diri orang tersebut (inner beauty). Outer beauty bagi sebagian besar orang yang beruntung, memang dapat diperoleh sejak mereka lahir, dan setiap individu sejatinya memang bisa dan berhak untuk mempercantik kondisi fisiknya seiring dengan bertambahnya usia. Tetapi, inner beauty bukanlah sesuatu yang dapat dengan mudah diusahakan layaknya mempercantik kondisi fisik seseorang, sebab didikan, pola pikir, serta lingkungan sosial di sekitarnya-lah yang menjadi faktor berpengaruh dalam usaha untuk mempercantik inner beauty individu.

 

Setiap Orang Memiliki Beban Kesuliatannya Masing-Masing

Penggambaran paradoks dari setiap karakter dalam drama ini juga menjadi pelajaran yang berharga dalam menampilkan kenyataan bahwa setiap orang memiliki beban kesusahannya masing-masing. Tokoh Lim Joo Kyung, yang sempat berhasil menarik perhatian dari sebagian besar siswa siswi SMA di sekolahnya yang baru, akibat keahlihannya dalam merias wajah, sebenarnya memiliki beban yang begitu berat dalam usahanya untuk merahasiakan tampilan wajahnya yang asli. Kemudian Lee Soo Ho yang tampil begitu sempurna, nyatanya memiliki latar belakang keluarga yang kelam, yang tidak ingin dia tunjukkan kepada orang-orang disekitarnya. Begitu pula dengan Han Seo Jun dan Kang Soo Jin, yang memiliki masalah pribadinya masing-masing, dimana rasa kesal dan sedih dari dalam diri Han Seo Jun akibat meninggalnya sahabat dekatnya serta Kang Soo Jin yang menerima tekanan keras dari didikan keluarganya menjadi pernytaan riil bahwa setiap orang pasti memiliki kesusahan dalam hidupnya masing-masing.

 

Hal yang Paling Berharga Seringkali Tidak muncul dari Lingkungan yang Baik

Pernyataan dari Lee Soo Ho kepada Lim Joo Kyung dalam episode ke 13, menjadi pelajaran yang sangat bermakna dari drama ini, dimana Lee Soo Ho mengatakan bahwa “Mencoba untuk bertahan dalam kondisi terberat, akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih kaya dan bernilai”. Disini kita dapat belajar sekaligus memperoleh pengharapan terkait ketekunan dan keberanian dalam menghadapi situasi terberat di hidup ini akan membuahkan hasil yang kaya dan bernilai. Sehingga alih-alih berkeluh kesah, keinginan untuk mencoba dan bertahan dalam situasi yang tersulit jauh lebih bermanfaat dalam membentuk dan mengembangkan diri kita untuk hidup di tengah-tengah persaingan dunia ini.

 

Menyadari Kekurangan Diri Agar Dapat Memahami Kekurangan Orang Lain.

Berkaitan dengan inner beauty sebelumnya, pemahaman terhadap kekurangan yang dimiliki oleh orang lain menjadi salah satu bentuk inner beauty tercantik yang dapat ditemukan dalam diri seseorang. Menyadari dan mensyukuri setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh orang lain dan diri kita sendiri merupakan pelajaran berharga yang dapat diperoleh dalam drama True Beauty ini. Melalui kesadaran terhadap kekurangan yang dimiliki oleh diri sendiri, maka rasa empati kepada orang lain yang juga memiliki kekurangan yang sama dapat terbentuk dalam menjalin interaksi sosial.

 

Keserakahan Menghancurkan Segalanya.

Adapun yang tidak kalah penting ialah peringatan untuk tidak menjadi serakah dalam menjalani hidup. Keserakahan terhadap sesuatu yang seharusnya tidak menjadi bagian dari dalam diri kita, dapat menutup mata hati untuk melakukan segala sesuatu yang jahat. Sehingga ketika semuanya telah hancur, yang tersisah hanyalah penyesalan. Oleh karena itu pada akhirnya pesan yang menjadi kesimpulan dari drama ini ialah kecantikan yang sejati bukan berasal dari luar melainkan dari diri kita masing-masing. Dengan demikian mensyukuri dan mencintai diri kita apa adanya menjadi kecantikan yang sesungguhnya dari setiap individu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *