Mahasiswa Tampilkan Pameran di Layar Ponsel. Jawa Pos.16 Oktober 2020. Hal.15. FPD

SURABAYA, Jawa Pos — Pandemi tak menghentikan mahasiswa Fashion  Product Design Universitas Ciputra  untuk menampilkan karya dalam pameran. Memang, bentuk pamerannya diubah jadi virtual. Melalui aplikasi Artstep, pengunjung seakan bisa berjalan dalam labirin pameran. Seluruh sisi dinding dipenuhi karya desain, profil desainer, dan beberapa ilustrasi.

Pameran bertajuk Alliance tersebut menampilkan karya 30 desainer muda dari UC dan Rangsit University. “Secara garis besar, kami ambil modest wear dan upcycling design,” jelas Dewa Made Weda Githapradana STrDs MSn, koordinator pameran. Setiap peserta menyiapkan desain sejak Januari tahun ini.

Dalam waktu satu semester, mereka diminta menentukan tema dan menghasilkan 20 /ookbaru. “Darikelas internal karni seleksi sampai terpilih 15 mahasiswa terbaikdari UC7 papar Weda. Tak semua look yang didesainturut ditampilkan. Masing-masing mahasiswa harus memilih 8 look saja untuk terpampang di pameran virtual.

Memang pengunjung tak bisa melihat dan merasakan langsung suasana pameran. Namun, karya yang ditampilkan dilengkapi deskripsi singkat tentang tema dan profil desainer. “Dan pameran ini bisa dinikmati terus-menerus sampai nanti kami masukan materi pameran baru,” jelas Weda. Pengunjung bisa menikmati lewat aplikasi Artstep yang memungkinkan mereka seakan berjalan dalam labirin.

Desain pameran virtual itu memang cukup menantang. Awalnya, mereka bermaksud membuat pameran di dua negara. “Tapi karena pandemi, akhirnya cari platform baru,” tuturnya. Meski platform tersebut memberikan sensasi baru, Weda mengaku penataan booth secara daring dan luring tak jauh berbeda.

Melalui kerja sama dua kampus tersebut, dosen FPD UC itu ingin mengajak mahasiswanya belajar dunia baru. “Meski sama-sama Asia Tenggara, kita punya

corak kebudayaan yang berbeda,” ucapnya. Hal tersebut bisa memberikan inspirasi baru bagi para desainer muda saat ini. Tak hanya soal budaya berpakaian, tetapi juga budaya dan kebiasaan lainnya yang bisa jadi sumber inspirasi. (dya/c6/ano)

 

Sumber: Jawa Pos. 16 Oktober 2020. Hal. 15

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *