Learn from Spider-Man: Far from Home

Spider-Man adalah pahlawan fiktif yang muncul dalam komik terbitan Marvel Comics yang diciptakan oleh Stan Lee dan Steve Ditko. Karakter ini muncul pertama kali dalam Amazing Fantasy pada tanggal 15 Agustus 1962 dan menjadi salah satu superhero paling populer dan sukses secara komersial. Sebagai salah satu karakter unggulan Marvel, ia telah banyak muncul dalam bentuk yang tak terhitung, mulai dari mendapat serial televisi, animasi bahkan live-action. Pada 2019 lalu, rilis sekuel pertama film Spider-Man di Marvel Cinemaatic Universe (MCU) yang dibintangi Tom Holland. Dari film ini bisa kita ambil beberapa makna kehidupan yang sangat bermanfaat bagi kita, yaitu:

  1. Jangan Mudah Percaya

Hanya bergantung pada beberapa pertemuan saja, Peter Parker telah menganggap bahwa Mysterio adalah sosok yang bijaksana, berpengalaman, baik hati dan dewasa. Sifat-sifat Mysterio inilah yang berhasil merebut hati serta menumbuhkan kepercayaan Peter Parker terhadap Mysterio. Dalam waktu yang sebentar, Parker telah merasa bahwa Mysterio pantas menjadi pengganti Tony Stark dan layak untuk menjadi anggota The Avengers. Meskipun begitu, keadaan berbalik sehingga ternyata Mysterio hanya ‘menipu’ semua orang di bumi ini dengan ilusi drone miliknya.

Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa jangan mudah percaya kepada orang lain. Mereka mungkin bisa saja memiliki paras yang menawan, menyampaikan sesuatu dengan tulus, dan bersikap sangat baik terhadap kamu, tetapi kepercayaan bukanlah sesuatu yang seharusnya mudah kamu berikan. Pertimbangkanlah seberapa lama kamu mengenalnya, sikapnya dalam menghadapi berbagai masalah yang ada, cara dia bersikap terhadap orang lain, serta suara hati kamu sebelum menaruh kepercayaan penuh pada seseorang jika kamu tidak ingin dikhianati dan sakit pada akhirnya.

  1. Tidak Berjalan Sesuai Rencana Belum Tentu Berakhir Buruk

Dari awal film, telah diketahui bahwa Parker telah membuat sederet rencana romantis dalam misi menembak MJ. Mulai dari memikirkan untuk duduk bersebelahan dengan MJ di pesawat, sampai memberikan hadiah kalung, semuanya gagal. Bahkan, Parker memiliki saingan yang cukup berat dalam memenangkan MJ, yaitu Brad Davis yang disukai kebanyakan kaum hawa.

Meskipun begitu, keadaan menjadi lebih indah ketika MJ mengetahui persoalan yang dihadapi Parker serta identitasnya. MJ dan Parker akhirnya menemukan jalannya sendiri untuk bisa bersama yang sangat jauh berbeda dengan apa yang telah direncanakan Parker. Nilai moral yang bisa ditemukan adalah bahwa tidak semua yang tidak berjalan sesuai rencana berakhir dengan buruk, dan juga kejujuran dan kepercayaan terhadap pasangan bisa membuat hubunganmu lebih mudah.

  1. Jangan Bergantung pada Apa yang Kasat Mata

Hampir seluruh manusia, termasuk Nick Fury terbuai oleh ilusi drone dari Mysterio, dan semua ini tidak akan terungkap jika Mysterio tidak kehilangan salah satu drone yang kemudian ditemukan oleh MJ. Semua orang mempercayai apa yang mereka lihat dengan mata mereka dan apa yang mereka dengar dengan telinga mereka. Ini sangat relevan dengan apa yang kerap terjadi di dunia saat ini. Kita akan lebih menyukai sesuatu yang bagus dan kita mencoba terlalu keras untuk menampilkan citra sebaik mungkin. Orang-orang akan mudah percaya akan apa yang mereka lihat, sehingga visual menjadi pertimbangan pertama. Ini bisa terkait ke dalam aspek kehidupan, percintaan, dan pertemanan itu sendiri.

Kamu akan menjadikan tampilan fisik sebagai acuan dari segala pertimbangan, dan itu bukanlah hal yang akan berakhir baik.  Kehidupan palsu dan fana yang semakin berkembang tidak jarang malah membuat kita menjadi insecure, iri hati, serta selalu merasa tidak cukup dengan apa yang kita punya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.