Kesan Luas Lewat Scandinavian.Majalah Rumahku.No.136.X.2017.Hal.46-47

Desain Scandinavian memiliki kesederhanaan dan keanggunan didalamnya, yang memanfaatkan banyak kayu dengan bentuk sederhana.

Jika membahas tentang skema warna, terdapat beberapa warna yang diasosiasikan dengan gaya Scandinavian, yaitu warna putih, abu-abu, hitam, dan coklat. Interior dengan kombinasi di antara warna-warna tersebut menciptakan kesan tenang dan nyaman.

Salah satu ciri khas dari desain interior Scandinavian adalah memaksimalkan penggunaan ruang untuk memberikan kenyamanan. Penataan furnitur disusun agar tidak menyulitkan ruang gerak penghuni rumah sehingga ruang dapat digunakan secara maksimal dan terhindar dari barang-barang yang tidak diperlukan. Kabinet dan rak bisa menjadi pilihan yang tepat untuk ruang penyimpanan dengan dekorasi yang menganut ‘less is more’ – agar ruang selalu rapi dan nyaman.

Ciri lain dari interior desain gaya Scandinavian adalah bentuknya yang minimalis dan dilambangkan dengan motif garis. Untuk membuat ruangan terlihat lebih segar dan dinamis tapi tetap bergaya Scandinavian, pilih pajangan atau lukisan bermotif simpel. Motif-motif geometris seperti garis-garis, polkadot, heksagonal atau diamond akan membuat ruangan terkesan lebih panjang atau lebar dari sebenarnya.

Kayu merupakan material yang sering digunakan sebagai bahan utama dalam membangun sebuah rumah dengan gaya Scandinavian. Kayu dapat memberikan kesan hangat dan alami untuk rumah pribadi. Material kayu yang digunakan biasanya tidak di-finishing. Kayu lebih baik dibiarkan alami, asli, tidak dipoles, sehingga penghuni rumah dapat menikmati keindahan yang terdapat dalam material kayu. Material kayu biasanya dipadukan dengan warna-warna yang lembut, monokrom dan tidak mencolok.

Selain menggunakan jendela yang besar, untuk mendapatkan kesan yang luas juga dapat menggunakan cermin. Untuk ruangan yang sempit, maka penempatan cermin secara horizontal dapat memberikan kesan lebih luas dan leabr. Sebaliknya, penempatan cermin secara vertikal memberikan kesan ruangan lebih tinggi.

Buatlah ruangan terlihat lebih terang untuk menciptakan ilusi ruangan yang lebih lebar. Biarkan cahaya alami masuk ke rumah lewat jendela atau ventilasi lainnya. Jika sudah memiliki jendela yang lebar, maka hanya cukup membuka lebar-lebar tirai agar cahayanya masuk. Tapi jika belum ada jendela lebar, perbanyak ventilasi dan jika perlu renovasi rumah untuk menambahkan jendela.

Hadirnya nuansa putih dirumah akan menghasilkan nuansa yang lebih terang juga terkesan luas dan lapang. Namun penerapan nuansa putih disiasati dengan tidak baik, ruangan akan terkesan membosankan karena warnanya yang monoton dan tak ada karakter dalam ruangan tersebut.

TIPS!

  1. Jangan takut menambahkan aksen warna terhadap ruangan putih yang berukuran kecil. Tambahkan warna aksen yang terang dan hidup, biarkan warna yang lain tetap netral.
  2. Gunakan furnitur model sederhana agar ruang terlihat lebih luas dan rapi.
  3. Bila ingin menciptakan nuansa baru tanpa harus mengganti perabot atau warna yang sudah ada, solusinya adalah menambahkan pola-pola unik dan menarik. Pola-pola unik yang ada dapat menggunakan sarung bantal atau menggantung sebuah karya seni/lukisan yang menarik dan eye catching.

 

Sumber: Rumahku.No_.136.X.2017

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *