Kawasan Pesapen dan Saksi Kejayaan Kolonial (1)_Diduduki Bangsa Belanda. Radar Surabaya. 8 Juli 2021. Hal. 3

JALAN Pesapen terletak di kawasan Krembangan Selatan. Lokasinya berdekatan dengan Jalan Rajawali (dulu bernama Heerenstraat). Pada jalan tersebut terdiri dari beberapa gang seperti Jalan Pesapen Lor, Pesapen Tengah, Pesapen Selatan, Pesapen Kali, Pesapen Balokan, dan masih banyak lainnya.

Saat dijelajahi, Pesapen mempunyai banyak bangunan kuno seperti gudang, rumah, dan peninggalan bangunan kuno lainnya.

Menurut Pustakawan dan pemerhati sejarah Univeristas Ciputra (UC) Surabaya Chrisy andi Tri Kartika, kawasan ini memang pada zaman kolonial diduduki oleh orang Belanda.

Pada saat itu kawasan ini merupakan pusat dari kota Surabaya. Perkembangan kota semakin pesat gedung, rumah, dan perkampungan di kawasan ini semakin padat. Beragam etnis juga ada di kawasan ini, mulai dari etnis Jawa, Tionghoa, dan Madura.

Nama jalan di kawasan ini termasuk dalam daftar pena- maan jalan baru Surabaya pada tahun 1950. Menurut berita zaman kolonial De Vrije Pers tertulis wilayah Pesapen terkait dengan kapal.

“Pada masa kolonial memang pusat pemerintahan, bisnis dan perdagangan me mang berada di kawasan utara sini (sekitar sungai Kali mas). Oleh Karenanya wilayahnya memang cukup berkembang pada Kala itu, termasuk Jalan Pesapen ini,” paparnya.

Pada saat itu ada kompleks perumahan bangsa Eropa, khususnya Belanda di kawasan Krembangan, oleh Karenanya wilayah sekitarnya ikut terdampak dengan ikut berkembang dan didirikannya fasilitas perdagangan, gudang, kantor-kantor dan lain sebagainya.

“Di Pesapen itu masih banyak ditemui rumah Dan gudang-gudang peninggalan Belanda,” imbuhnya. (bersambung/nur)

 

Sumber: Radar Surabaya. 8 Juli 2021. Hal. 3

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *