Kampus Uji Coba Kuliah Hybrid. Jawa Pos. 21 Mei 2021.Hal.18. CB. Moses Soediro

Learning Experience Cari Formula

SURABAYA, Jawa Pos – Kampus mempersiapkan pembelajaran tatap situasi pandemi Covid-19.  muka untuk tahun ajaran baru dalam mengombinasikan tatap muka dan berani untuk menyesuaikan protokol kesehatan (prokes).  Terutama untuk program studi.

Salah satunya yang terlihat di program Ciputra.  Laboratorium dapur tersebut memiliki 20 stasiun.  Dalam kondisi normal, satu station itu bisa digunakan tiga sampai empat orang.  Maksimal, yang butuh praktik langsung.  studi bisnis kuliner di Univesitas laboratorium dapur tersebut bisa diisi hingga 60-80 mahasiswa.

Kepala Program Studi Bisnis Kuliner Universitas Ciputra Moses Soediro menjelaskan, pekan ini menjadi pekan pertama pembelajaran hybrid yang dilakukan di prodi tersebut.  Pembelajaran hybrid tersebut dilakukan selama tiga pekan, kemudian akan menguntungkan.  Jika sukses, tipe hybrid akan dilanjutkan di semester ganjil nanti.

“Kalau itu materi, kami bisa kasih lewat sistem berani. Kalau pengalaman belajar ini yang terus dicari formulanya,” papar Moses kemarin.

Laboratorium dapur sudah dibuka untuk mahasiswa yang berminat tatap muka.  Disaat yang sama, berbagai perlengkapan dipasanguntuk mendukung pembelajaran yang berani.  Agar mahasiswa yang berada di rumah bisa tetap mengikuti lewat video conference.  Mahasiswa di rumah mengikuti perkuliahan secara real time bukan mengulang video tutorial saja.

“Ini untuk menyesuaikan dengan kondisi. Kita buat alatnya cukup dengan home industry, tak perlu yang mewah,” sambungnya.

Untuk mendukung hal tersebut, ada beberapa alat dasar yang bisa dibeli mahasiswa dengan mengajukan dana ke kampus.  Misalnya, mahasiswa bisa membeli alat seal untuk praktik makanan beku.

Di sisi lain, orang di laboratorium dapur tersebut menguji kemandirian mahasiswa.  Mereka masing-masing harus bertanggung jawab atas mempersiapkan bahan, memasak, hingga membersihkan stasiun.  Tak ada lagi kerja kelompok dan berbagi tugas.

Luar kota cukup antusias kelas, jumlah mahasiswa dari kota luar hasil hasil PCR sebelum mulai, praktikum tatap muka juga menerapkan pratikum baru Persyaratan yang juga berupa pascakontak erat dengan pasien.Untuk uji coba pembelajaran saat ini, Moses mengatakan, Pada beberapa malah mencapai lebih dari 50 persen.

Syaratnya lebih detail.  “Untuk mahasiswa luar kota memang kami minta pembelajaran,” ucap Humas Universitas Ciputra Erlita Tantri.  dipersiapkan untuk mahasiswa FK UC.  digelar Juli mendatang.  “Sedang dipersiapkan beberaparuangan agar tetap jaga jarak dan tidak dibatasi kuota dalam ruangan,” penambahan.  persetujuan orang tua bermaterai dan uji PCR bagi mahasiswa luar kota atau terkonfirmasi.  (dya/c13/jun)

Sumber: Jawa Pos. 21 Mei 2021.Hal.18.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *