i’Talk_Slow Fashion (November Edition)

“A generation of consumers has grown up wearing what is often referred to as “fast fashion”—trendy, inexpensive versions of runway looks that shoppers wear for one season, or one occasion, and often toss. Now, many of these shoppers are graduating to a philosophy of quality not quantity, industry executives say. Some experts say, “buy less but better” – Wall Street Journal

“It’s about the consumer becoming aware of the whole process–from design through production through use and through the potential to reuse,”  -Hazel Clark, research chair of fashion at Parsons

Sesuai dengan kutipan diatas, i’Talk (Innovation Talk) yang kembali hadir pada Kamis, 26 November 2015, dan mengambil tema “Slow Fashion”. Sebagai narasumber, yaitu Ibu Rahayu B. Handayani (Fashion Design & Business Lecturers) berbagi mengenai bagaimana menjadi pembeli baju yang cerdas dan peduli seperti yang sedang berkembang di negara maju. Tidak hanya berkaitan dengan fashion, tapi juga sosial, dan lingkungan. Banyak yang belum sadar mengapa harga sebuah baju hasil garmen dapat begitu murah, bagaimana dengan upah pekerjanya? Atau bagaimana industri tekstil menyumbang limbahpencemar sungai. Dengan beberapa tips saya ingin berbagi apa saja yang dapat mereka lakukan secara sederhana untuk turut andil dalam slow fashion tersebut. Jadi menjadi stylish tidak hanya bisa di lakukan dengan membeli pakaian yang banyak dan berganti-ganti trend, tapi ada hal-hal lain misalnya membeli lebih sedikit dengan kualitas yang baik agar bisa di gunakan dalam jangka waktu lama, memilih desain-desain yang timeless dan beberapa tips lainnya. Terlihat beberapa mahasiswa dan dosen dari jurusan Fashion Design & Business UC mengikuti jalannya acara yang dilaksanakan mulai Pkl. 10.30 wib ini.

Resonance (UKM Band) kembali hadir dengan personil band yang baru sebagai pembuka dan penutup pada acara yang dilaksanakan di UC Student Lounge & Service ini.

IMG-20151126-WA0018 IMG-20151126-WA0013

 

Foto-foto yang lain: Klik disini

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *