iTalk (Innovation Talk) with Bu Sylvia Silvers “Discover Healthy Aging”

 

Hidup sehat sudah merupakan suatu keperluan dihidup kita. Namun kebiasaan dalam hidup sehat itu harus ditanamkan sejak kita kecil. Yah walaupun mungkin pada awalnya hidup sehat itu merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan untuk dilakukan di masa muda kita, namun percayalah bahwa dampaknya sangat besar dalam kehidupan kita di masa depan. Hal inilah yang berusaha disampaikan oleh Bu Sylvia Silvers selaku Co-founder Mother Nature pada salah satu Innovation Talk yang diadakan oleh Perpustakaan dan Faultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya pada tanggal 5 Mei 2021 lalu. iTalk kali ini telah dihadiri oleh 53 peserta melalui Zoom Meetings dan dimulai pada Pkl. 13.20 WIB.

Bu Sylvia mengawali pemaparan dengan sebuah pertanyaan, “Sebenarnya ukuran umur yang tergolong ‘tua’ bagi setiap individu itu berapa sih?” Memasuki usia kita yang ke 50-an, tentunya sudah akan mulai terlihat perbedaan dari orang yang melakukan hidup sehat dan yang tidak. Orang-orang yang melakukan kebiasaan hidup sehat tentu masih bisa menjaga kesehatan tubuhnya walaupun ia sudah memasuki usia tua. Hal ini telah dibuktikan oleh Tao Porchon-Lynch, salah satu guru yoga yang masih mengajarkan yoga dengan baik pada umurnya yang ke 100 tahun.

Nah kesehatan sendiri itu bisa dijaga melalui berbagai aspek, salah satunya yang terpenting yaitu dalam bidang makanan. Tentunya pada usia kita yang masih muda, mungkin kita akan cenderung untuk tidak mengatur makan kita dengan baik. Sebenarnya tidak perlu setiap hari kita memakan salad, namun yang terpenting adalah untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita dengan pas. Jangan memasang mindset bahwa hidup sehat itu akan menyiksa kita, karena begitu kita memikirkan hal tersebut maka kita akan mudah menyerah dan kembali ke kebiasaan kita yang buruk. Apa yang kita lihat bahkan terkadang berbeda dengan apa yang sebenarnya. Roti gandum itu tidak sepenuhnya baik, apa yang tertulis di label juga seringkali menipu kita. Marilah membangun kebiasaan untuk selalu membaca ingredients yang ada di belakangnya dan mengetahui terlebih dahulu apa yang kita makan. Bu Sylvia juga menyarankan kita untuk membuat camilan kita sendiri sehingga kita bisa mengontrol kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya. Hal ini bisa menjadi opsi juga bagi kita semua, tidak hanya untuk menghemat, namun juga bisa menjaga kesehatan kita dengan lebih baik.

Remaja pada masa mudanya juga seringkali didapati dengan penyakit diabetes. Walaupun mereka mengira bahwa mereka tidak makan yang aneh-aneh, namun penyakit tersebut tetap bisa menyerang loh, kira-kira kenapa yah? Yap, kita juga harus mengiringi apa yang kita makan dengan olahraga yah, agar nutrisi yang ada dalam tubuh kita juga bisa tercerna dengan baik. Sudah terlalu banyak kandungan negatif yang telah masuk kedalam tubuh kita. Oleh sebab itu ada baiknya bahwa kita mengimbanginya dengan nutrisi-nutrisi yang baik maupun juga kebiasaan baik seperti olahraga agar tubuh kita bisa lebih terjaga kesehatannya.

Alternatif lainnya bisa dilakukan dengan mengganti berbagai macam ingredients lainnya tanpa merubah rasa. Contohnya seperti gula putih yang diganti dengan tebu atau gula aren, kemudian pewarna makanan dengan pewarna alami, hingga minyak biasa yang diganti dengan olive oil. Sebenarnya opsi-opsi tersebut sudah sangat lama tersedia di Indonesia. Namun harganya yang cenderung mahal menjadikan banyak orang yang merasa malas untuk membelinya. Tapi untuk hidup sehat tentu kita harus mengorbankan sesuatu bukan? Yuk mari bersama-sama memulai hidup sehat dari sekarang! Perjuangan tidak akan mengkhianati hasilnya kok!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *