iTalk (Innovation Talk) Penerbitan buku Ilmiah Populer, buku Referensi, dan buku Monograf

Ditengah tengah pembelajaran online ini waktu yang dihabiskan untuk pembelajaran sangatlah panjang. Menjadi tantangan kita untuk bisa membagi waktu dengan optimal dan tetap produktif, pun bagi kita semua yang bergerak dalam bidang akademisi. Salah satu kegiatan penunjang jabatan akademik dosen dengan angka kredit yang cukup tinggi ialah mempublikasikan buku ajar, monograf dan buku referensi. Kegiatan publikasi memang tidak segampang yang diharapkan oleh penulis.

Kali ini UC Library bekerjasama dengan LPPM UC mengajak Penerbit ANDI untuk menjelaskan garis besar penerbitan buku ilmiah populer, buku referensi dan buku monograf dari sudut pandang penerbit, agar tulisan hasil penelitan dan pemikiran bapak ibu Dosen dapat diterima.

Pada tanggal 23 September 2020, UC Library  mengadakan iTalk (Innovation Talk) yang berjudul “Penerbitan buku Ilmiah Populer, buku Referensi, dan buku Monograf” dengan  narasumber  Bpk Edi S. Mulyanta (Penerbit ANDI) yang dilaksanakan pada pukul 09.00-11.00 WIB. Peserta iTalk (Innovation Talk) ini tercatat sebanyak 60 peserta di Zoom, ditambah 6 di channel youtube. Pak Edi sendiri sudah menerbitkan 11 buku sejak tahun 2003 dan beliau sudah kedua kalinya melakukan presentasi di Universitas Ciputra.

Ketika pandemi Covid 19 ini terjadi dan PSBB diberlakukan di kota-kota membuat banyak industri penerbitan tutup, contohnya seperti Gramedia. Adanya kebijakan PSBB tersebut membuat tempat-tempat umum seperti Mall juga tutup. Tetapi adanya buku digital bisa membantu dari penurunan buku cetak itu sendiri, karena buku digital masih banyak digunakan dan permintaannya masih tinggi dan bisa dikatakan perkembangan buku digital sangatlah stabil.

Sekarang ini semuanya serba digital dan tidak memungkinkan buku digital pun akan naik penjualannya walau keamanannya harus diperhatikaan lebih karena bisa difoto ataupun yang lainnya. Dalam kondisi saat ini pendapatan dari penjualan buku sangatlah minim bahkan kurang dari target penjualan tetapi harus tetap menghidupi para Karyawan yang ada di percetakan ini. Opsi lainnya yaitu memprioritaskan penjualan buku secara digital.

Pada kesempatan ini dosen Fakultas Kedokteran, Hebert Adrianto, S.Si., M.Ked.Trop. mensharingkan pengalaman beliau yang sudah menerbitkan beberapa buku ajar,  dan yang diterbitkan oleh penerbit Andi pula. Tentunya menulis itu tidak mudah, karena butuh waktu yang panjang dan juga kerumitan menyusun dari buku itu sendiri. Contohnya buku karya pak Hebert membutuhkan waktu 3 bulan untuk diseleksi dan juga 3 bulan untuk pengeditan dan revisi.

Sesi kedua bertemakan “Produktif Menulis Buku di era Pandemi”, dijelaskan dalam pembelajaran dosen pun juga berhak untuk menerbitkan buku karena sudah tercantum dalam undang-undang RI Nomor 13/2012. Dalam sesi ke dua ini juga membas tentang penulisan naskah buku, dan juga struktur pembuatan buku.

Selengkapnya silahkan melihat video di youtube berikut:

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *